Dandim 0607 Dampingi Kunjungan KH. Ma’ruf Amin di Pengukuhan FPSB, Dorong Percepatan Transformasi Pesantren di Sukabumi

FOTO: Dandim 0607 Kota Sukabumi saat menyalami Wapres ke 13 RI KH. Ma'ruf Amin pada kegiatan pengukuhan FPSB Sukabumi, Kamis (14/8/25).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C) K.H. Ma’ruf Amin, menghadiri kegiatan Halaqah Alim Ulama dan Pengukuhan Forum Pesantren Sukabumi Bangkit (FPSB)(Kamis, 14 Agustus 2025.

Pertemuan yang berlangsung di Hotel Horison Sukabumi ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E., Anggota DPR RI Zaenul Munasichin, M.A., Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, S.E., M.M.dan Pimpinan ponpes yang ada di Kota dan Kab.Sukabumi.

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, S.E., dalam kesempatan ini menyampaikan rasa bangga dapat berkumpul dengan para ulama dan kyai yang berperan besar dalam membina masyarakat Sukabumi.

Baca juga:  Waka Polda Jabar Hadiri Peringatan Isra' Mi'raj 1444 H di Mushola Polres, Ini Pesannya

“Saya berharap silaturahmi yang terjalin bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi langkah nyata membangun ukhuwah islamiyah,” jelasnya.

Sementara Anggota DPR RI, Zaenul Munasichin, M.A., menekankan pentingnya pembinaan intensif dari pemerintah pusat melalui Kementerian Agama untuk pesantren di Sukabumi.

“Kegiatan pembentukan Forum Percepatan Bangkitnya Pesantren (FPBP) Sukabumi sebagai wadah kolaborasi dan percepatan transformasi pesantren,” singkatnya.

Dalam kesempatan tersebutsamb Wapres ke-13 Ma’ruf Amin menegaskan pentingnya transformasi pesantren di era modern. Menurutnya, pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga benteng pembentukan karakter dan moral generasi bangsa.

Baca juga:  Dandim 0607 Resmikan Ruang Kelas Baru TK Kartika Jaya-18 Cisaat

“Pesantren adalah lembaga yang sangat penting dalam membangun umat Islam. Namun, kita harus siap menghadapi tantangan zaman dengan memperkuat pendidikan, meningkatkan kualitas pengelolaan, dan menjaga nilai-nilai Islam yang toleran,” ujar K.H. Ma’ruf Amin.

Beliau juga mengingatkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan bersifat universal dan dapat dipelajari dari berbagai sumber, sehingga pesantren harus mampu mengintegrasikan pendidikan agama dengan wawasan ilmu pengetahuan yang luas.

Baca juga:  MUI Sukabumi Pembangunan Gedung, Singkirkan Tudingan Tidak Transparan!

Sementara Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, S.E., M.M., menegaskan bahwa pesantren menjadi perekat persatuan Kota dan Kabupaten Sukabumi.

“Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh untuk mengatasi tantangan sosial seperti kemiskinan ekstrem dan stunting melalui sinergi dengan para kyai dan tokoh agama,” ringkasnya.

Kegiatan ini sekaligus menetapkan struktur pengurus Forum Pesantren Sukabumi Bangkit (FPSB) yang diketuai KH. Muhammad Baqier, dengan sekretaris KH. Ismatullah Fauzi dan bendahara KH. Saripudin.**

Pos terkait