Disperkim Sukabumi Garap RTLH dan Sumur Bor dalam Program TMMD ke-130 di Ciemas

Salah satu fokus Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026.[Foto: ist]

LINGKARPENA.ID | Upaya meningkatkan kualitas hunian dan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat pedesaan menjadi salah satu fokus Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026.

 

Melalui program yang dipusatkan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Disperkim Kabupaten Sukabumi mengambil bagian dalam pembangunan infrastruktur dasar dengan menangani lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) serta membangun empat titik sumur bor.

 

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan keterlibatan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan pembangunan desa. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar program pembangunan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

Baca juga:  Disperkim Sukabumi Sosialisasikan Pembangunan “Kampung Mubarokah” untuk Hunian Korban Bencana di Palabuhanratu

 

Menurutnya, penanganan RTLH dan penyediaan sumber air bersih menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan warga, terutama di wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur permukiman.

 

Lima unit rumah yang menjadi sasaran perbaikan tersebar di Kampung Datar Lame, Kampung Sukadamai, Kampung Cibatu II, dan Kampung Cibatu. Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan aman.

 

Sementara itu, pembangunan empat titik sumur bor dilaksanakan di Kampung Cilubang, Sukasirna, Cikole, dan Bojonggadog. Fasilitas ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap air bersih guna menunjang kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Baca juga:  Dikunjungi Wakil Bupati, Ini Respon Tokoh Masyarakat Sukabumi

 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat bisa merasakan manfaat secara langsung, baik dari sisi kelayakan hunian maupun kemudahan memperoleh air bersih,” ujar Sendi.

 

Ia menambahkan, sinergi Disperkim dengan TNI melalui Satgas TMMD di bawah komando Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu langkah untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

 

TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi resmi dibuka pada 13 Oktober 2026 di Lapangan Cikole, Desa Mekarjaya, dan dijadwalkan berlangsung hingga 11 November 2026.

Baca juga:  Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Sampaikan Ucapan Selamat Milangkala ke-81 Jawa Barat

 

Selain perbaikan rumah dan pembangunan sumur bor, kegiatan TMMD kali ini juga mencakup pengaspalan jalan sepanjang dua kilometer, rehabilitasi jembatan dan posyandu, pembangunan fasilitas sanitasi, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

 

Sendi berharap, seluruh pekerjaan yang dilaksanakan melalui program tersebut dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kehidupan warga. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar permukiman, masyarakat diharapkan memiliki lingkungan tempat tinggal yang lebih baik sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup.

 

“Harapannya, pembangunan yang dilaksanakan melalui TMMD benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.(adv).

Pos terkait