Disperkim Sukabumi Paparkan Capaian 1 Tahun Kepemimpinan Asep Japar dan Andreas

Foto : Kadis Perkim Kab. Sukabumi, Sendi Apriadi saat dilokasi pembangunan Rutilahu.[Sumber foto: akun IG Disperkim.]

LINGKARPENA.ID | Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang telah direalisasikan selama satu tahun kepemimpinan Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Wakil Bupati Andreas.

 

Capaian tersebut dipublikasikan melalui akun media sosial resmi Disperkim Kabupaten Sukabumi pada Kamis (5/3/2026), sebagai bentuk laporan kinerja sekaligus informasi kepada masyarakat mengenai berbagai program pembangunan di sektor perumahan dan permukiman.

 

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi mengatakan, selama satu tahun terakhir pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program prioritas.

 

“Berbagai program yang dilaksanakan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan lingkungan permukiman yang layak, sehat, dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Baca juga:  Kadisperkim Kabupaten Sukabumi Ucapkan Dirgahayu ke-76 Satpol PP dan ke-64 Satlinmas

 

Salah satu fokus pembangunan berada pada sektor infrastruktur dasar, khususnya pembangunan jalan lingkungan di berbagai wilayah. Program ini dinilai mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.

 

Selain itu, pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) juga menjadi perhatian utama. Melalui program tersebut, masyarakat di sejumlah wilayah kini dapat menikmati akses air bersih yang lebih layak untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Di bidang perumahan, Disperkim juga merealisasikan program Rumah SAKINAH atau rumah tidak layak huni (Rutilahu). Sepanjang tahun 2025, sekitar 990 unit rumah berhasil dibangun dan diperbaiki yang tersebar di 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Bupati Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2024

 

Menurut Sendi, program tersebut menjadi bukti keberpihakan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat agar dapat tinggal di hunian yang sehat, aman, dan nyaman.

 

“Program rumah layak huni ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga mereka bisa hidup lebih baik di lingkungan yang layak,” ungkapnya.

 

Tidak hanya itu, pembangunan dan perbaikan sejumlah jembatan juga dilakukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta mempercepat distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan.

 

Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga menghadirkan ruang publik yang representatif melalui pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun. Kehadiran ruang hijau tersebut menjadi sarana rekreasi, interaksi sosial, serta ruang kegiatan masyarakat.

Baca juga:  Perkim Realisasikan 'Pokir' Anggota Dewan Fraksi Golkar Wilayah VI Pajampangan

 

Sementara itu, komitmen pemerintah daerah dalam penanganan bencana juga diwujudkan melalui rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana alam di Kampung Gempol. Lokasi relokasi tersebut direncanakan akan diberi nama Kampung Mubarakah, sebagai simbol harapan baru bagi masyarakat yang terdampak.

 

Sendi menegaskan, capaian selama satu tahun ini menjadi pondasi awal menuju pembangunan Kabupaten Sukabumi yang lebih maju.

 

“Ini merupakan langkah awal untuk terus menghadirkan pembangunan yang merata, sehingga Kabupaten Sukabumi dapat semakin unggul, berbudaya, dan membawa keberkahan bagi masyarakat,” pungkasnya. (adv)

Pos terkait