Iman Rusmandar P2WKSS Desa Gunungguruh Menunjukan Kemajuan Signifikan Berkat Bantuan PHC Lumbung Rahayu

LINGKARPENA.ID | Program P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera) di Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hal itu disampaikan langsung oleh Iman Rusmandar, Pokja Tiga P2WKSS Kabupaten Sukabumi, dalam wawancara di Saung Sawala, Minggu (27/7/2025).

Menurut Iman, kegiatan di desa binaan P2WKSS tahun 2025 ini sudah memasuki tahap penilaian empat besar tingkat Provinsi Jawa Barat. Jika lolos, tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan evaluasi atau kunjungan lapangan oleh tim provinsi.

Baca juga:  Bangunan Pentas Seni Kasepuhan Cipta Mulya Cisolok, Ambruk

“Alhamdulillah, progres dari Kepala Desa, Tim Kerja Masyarakat , Kadus, RW, RT, serta penggerak lokal  sangat luar biasa. Mereka kompak dan aktif mendukung penuh pelaksanaan program ini,” ujar Iman.

Salah satu hasil nyata dari kegiatan P2WKSS adalah panen tanaman pakcoy yang merupakan bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP). Selain itu, desa juga menerima bantuan bibit dari Dinas Pertanian sebanyak 3.000 bibit, terdiri dari 500 bibit untuk masing-masing jenis tanaman: bawang daun, kunyit, jahe, tomat, dan terung.

Baca juga:  Menerima Perwakilan Demo SPN, Bupati Siap Menyuarakan Aspirasi ke Tingkat Pusat

Tak hanya dari instansi pemerintah, dukungan juga datang dari pihak masyarakat sendiri. Iman mengapresiasi kontribusi unsur media Lingkar Pena, yang memberikan bantuan pupuk hayati Lumbung Rahayu. Bantuan ini telah digunakan oleh para petani di lokasi P2WKSS

“Bantuan ini sangat penting untuk ketahanan pangan rumah tangga dan pemberdayaan perempuan. Mudah-mudahan ini membawa keberkahan dan manfaat luas bagi masyarakat Gunungguruh,” pungkas Iman.

Baca juga:  PLN All Out Pulihkan Kelistrikan di Jampang Kulon Meski Akses Jalan Terputus

Program P2WKSS diharapkan mampu menggerakkan seluruh elemen masyarakat desa untuk mewujudkan keluarga sehat, mandiri, dan sejahtera berbasis partisipasi perempuan.

Pos terkait