LINGKARPENA.ID | Kawasan wisata di selatan Kabupaten Sukabumi dipadati pengunjung pada Lebaran H+1. Lonjakan wisatawan ini menandai bangkitnya kembali minat berlibur ke wilayah Pajampangan setelah sempat meredup akibat kerusakan infrastruktur pascabencana dalam dua tahun terakhir.
Sejak pagi hari, arus kendaraan menuju berbagai destinasi wisata terus meningkat. Sejumlah titik wisata unggulan di Kecamatan Surade seperti Pantai Minajaya, Pantai Mandalaratu, dan Karang Bolong Cicaladi terlihat ramai dipenuhi wisatawan. Tidak hanya itu, Curug Cikaso di Kecamatan Cibitung juga menjadi tujuan favorit, terutama bagi pengunjung dari luar daerah.
Sementara di Kecamatan Ciracap, kawasan Ujunggenteng kembali menjadi pusat keramaian. Deretan pantai seperti Pantai Cibuaya, Pantai Kalapacondong, dan Pantai Pangumbahan menjadi magnet utama bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama laut selatan yang masih alami.
Kepadatan bahkan sudah terlihat sejak jalur menuju kawasan tersebut. Sejumlah pantai seperti Batu Panganten, Karang Panganten, Taman Pandan, hingga Karang Gantungan dipenuhi wisatawan yang memanfaatkan libur Lebaran bersama keluarga.
Tak hanya Surade dan Ciracap, lonjakan pengunjung juga terjadi di sejumlah objek wisata di Kecamatan Ciemas, yang turut menjadi alternatif tujuan wisata di wilayah selatan Sukabumi.
Daya tarik utama kawasan ini masih terletak pada keindahan alamnya yang relatif terjaga. Hal itu diakui oleh Andri (38), wisatawan asal Jakarta, yang mengaku sengaja memilih Pajampangan sebagai destinasi libur Lebaran tahun ini.
“Suasananya masih alami, tidak terlalu ramai seperti tempat wisata lain. Ini yang dicari, bisa liburan lebih santai,” ujarnya.
Pengalaman serupa dirasakan Lina (34), wisatawan asal Bandung, yang datang bersama keluarga besarnya. Ia mengaku terkesan dengan hamparan pantai yang luas dan bersih.
“Pantainya panjang dan tidak sumpek. Anak-anak juga lebih bebas bermain. Ini jadi pilihan tepat untuk liburan keluarga,” katanya.
Sementara itu, Rahmat (43), wisatawan asal Bogor, mengaku penasaran dengan penangkaran penyu di Pantai Pangumbahan yang selama ini hanya ia lihat dari media sosial.
“Alhamdulillah akhirnya bisa ke sini. Tujuan utama memang ingin lihat penangkaran penyu. Ternyata tempatnya bagus dan terawat,” ungkapnya.
Di sisi lain, membeludaknya pengunjung sempat menyebabkan kepadatan kendaraan di sejumlah titik jalur wisata. Meski demikian, kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan arus lalu lintas kembali normal.
Mayoritas kendaraan yang masuk didominasi wisatawan dari luar wilayah Pajampangan, menandakan meningkatnya kembali daya tarik kawasan selatan Sukabumi sebagai destinasi unggulan saat libur panjang.
Kondisi ini membawa harapan baru bagi pelaku usaha pariwisata lokal. Setelah sempat terpuruk akibat bencana dan sepinya kunjungan, kini geliat ekonomi di kawasan wisata Pajampangan perlahan mulai kembali terasa.






