Kabel Telkom Menguray di Pertigaan Pantai Cibuaya-Ujunggenteng Membahayakan Pengguna Jalan

FOTO: Begini kondisi di pertigaan Pantai Cibuaya Kecamatan Ciracap, akibat kabel telkom terjatuh karena tiang patah, kabel membahayakan pengguna jalan. Peristiwa ini terjadi ada Jumat (7/2/25).| dok:Lingkarpena.id

LINGKARPENA.ID | Diduga kabel milik PT Telekomunikasi, terjatuh dan menguray di pertigaan Pantai Cibuaya-Ujunggenteng Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi. Akibat kejadian itu pengguna jalan merasa terganggu.

Selain mengganggu lalulintas kabel juga membahayakan pengguna jalan baik waga lokal maupun wisatawan yang hendak masuk kawasan Pantai Cibuaya maupun sebaliknya.

Driver ojek asal Citanglar Surade, Irwan (38) tahun menuturkan, ia sangat terganggu dengan adanya kabel diduga milik telkom yang menguray melintang di pertigaan menuju Pantai Cibuaya tersebut.

“Kondisi ini sangat mengganggu dan membahayakan pengguna jalan. Kejadiannya saya tidak tahu, namun pas tadi mau masuk lokasi Pantai Cibuaya kabel ini sudah seperti ini,” ujar Irwan kepada Lingkarpena Sabtu (8/2).

Baca juga:  Pria Hilang di Sungai Cimandiri, Diduga ODGJ

“Ya, sangat terganggu dan membahayakan, roda empat gak bisa masuk dan roda dua juga kita sangat hati-hati. Ya, kami minta pihak terkait segera mengkomunikasikan agar segera dibenahi,” singkatnya.

Sementara, wagra desa Pangumbahan, Husen (35) tahun saat dikonfirmasi lingkarpena.id mengatakan, kabel milik Telkom tersebut tejadi Jumat (7/2) kemarin. Husen bersama rekan-rekan bingung harus mengadu kemana soal adanya peristiwa itu.

“Kejadiannya itu kemarin ya. Iya karena tiang kabel telkomnya patah, makanya kabel ini jatuh ke jalan dan menguray. Ada juga sebagian kabel yang berayun rendah,” kata Husen, kepada Lingkarpena.id Sabtu (8/2).

Baca juga:  Meninggal Dunia: Pria Tertimpa Pohon Pinus di Curugkembar Sukabumi 

Husen dan dua rekannya akhirnya berinisiatif untuk membantu warga maupun wisatawan yang hendak masuk ke kawasan Pantai Cibuaya dengan mengangkat kabel tersebut agar kendaraan bisa lewat.

“Iya, kasian wisatawan tidak bisa masuk karena kabel yang tergelantung itu posisinya nyentuh atas mobil. Kalau kabel yang dibawah sih bisa di injak ban kendaraan. Cuma mereka kan, takut itu kabel setrum,” ujar Husen.

Baca juga:  WAJA dan Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi 'Tabayyun' Atas Insiden Pengusiran Wartawan

Kondisi kabel itu lebih membahayakan jika pada malam hari. Selain dai warna kabel hitam ditambah minimnya penerangan jalan membuat pengguna jalan tidak sadar ada kabel yang menggelayun.

“Iya, jika malam ini sangat membahayakan. Terutama kabel yang menggelayun ini, kan tidak jelas terlihat ya. Kondisi di pertigaan ini kurang penerangan. Untung jalannya rusak, jadi kendaraan tidak kencang gitu saat di lokasi ini,” terangnya.

Dengan adanya kejadian tersebut wargaa meminta pihak terkait untuk segera mencari solusi agar kabel yang diduga milik telkom tersebut bisa dibetulkan secepatnya.

Pos terkait