LINGKARPENA.ID | Kebakaran melanda sebuah ruko dua lantai yang digunakan sebagai rumah makan Padang di Jalan Pabuaran RT 05 RW 05, Kelurahan Dayeuh Luhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Minggu (10/5/2026) siang.
Peristiwa tersebut dilaporkan warga kepada petugas pemadam kebakaran pada pukul 10.53 WIB. Tak berselang lama, tim dari Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sukabumi langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Sebanyak tiga unit kendaraan pemadam kebakaran diterjunkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, setelah menempuh jarak kurang lebih 1,8 kilometer. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 45 menit dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.45 WIB.
Objek yang terbakar merupakan satu unit bangunan ruko dua lantai milik Roni Yudiawan yang digunakan sebagai usaha rumah makan oleh Ibu Eva. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 6 x 4 meter.
Petugas Damkar Kota Sukabumi, Isyam, menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kebocoran tabung gas elpiji 3 kilogram yang tengah digunakan untuk memasak.
“Dugaan sementara kebakaran dipicu oleh kebocoran tabung gas 3 kilogram saat aktivitas memasak berlangsung. Api dengan cepat membesar karena adanya bahan yang mudah terbakar di area dapur,” ujar Isyam kepada lingkarpena. id, Minggu ( 10/5/2026 ).
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Saat kejadian, terdapat empat orang pegawai rumah makan di lokasi, namun semuanya berhasil menyelamatkan diri.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga berjibaku agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan berhasil diselamatkannya tiga ruko yang berada di sisi kiri dan kanan lokasi kejadian.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Kami juga berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi,” tambah Isyam.
Hingga saat ini, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Penanganan kejadian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD, layanan 119 Kota Sukabumi, TNI, perangkat RT setempat, serta masyarakat sekitar.
Petugas mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam penggunaan tabung gas, terutama saat memasak, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.






