Libur Lebaran Idul Fitri 1444 H, Wisatawan Mulai Padati Pondok Halimun Sukabumi

Gerbanng masuk wisata Pondok Halimun Kecamatan Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Hari ke Tiga libur lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, wisatawan mulai memadati tempat wisata di beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi. Seperti halnya tempat wisata Pondok Halimun yang berlokasi kaki Gunung Gede Pangrango, Salabintana kampung Perbawati Kecamatan Sukabumi ini.

Menurut Pengelola tempat wisata Alam dan Kemping Pondok Halimun (PH) pada Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Edi mengatakan, saat ini wisatawan yang berkunjung ke tempat objek wisata pondok halimun belum mengalami lonjakan yang signifikan.

Baca juga:  Kementerian PPPA Verifikasi Lapangan, Bupati Marwan: Kab Sukabumi Targetkan Raih KLA Kategori Nindya

“Iya kang, kemungkinan wisatawan enggang berkunjung ke sini karena cuacanya hujan. Sehingga para wisatawan mengurungkan kembali niatnya untuk tidak datang kesini,” kata Edi saat kepada Lingkarpena.id melalui perpesan WhatsApp, Senin (24/04/2023).

Dijelaskannya, kalau untuk pengunjung jumlahnya seperti kemarin. Dan untuk data jumlah pengunjung hari ini belum final, Biasanya penghitungan data jumlah pengunjung akan dihitung sekira pukul 15.00 WIB.

Baca juga:  Pohon Besar Tumbang di Jalan Salabintana Sukabumi, Lalulntas Mati Total

“Untuk para pengunjung wisata ke pondok halimun (PH), pengunjung dipatok dengan tarif diantaranya Pejalan Kaki Rp5 ribu, Sepeda Motor Rp10 ribu, Sedan atau Jeep Rp25 ribu, Mini Bus Rp35 ribu, Micro Bus Rp85 ribu, Bus Rp85 ribu,” tandasnya.

Sementara itu Camat Sukabumi, Gin Gin menjelaskan bahwa tempat objek wisata pondok halimun yang masuk wilayah Kecamatan Sukabumi terpantau tertib, aman dan lancar.

Baca juga:  Ratusan Siswa Ikuti Jambore Ranting Kwaran Gerakan Pramuka di Kecamatan Sukabumi

“Untuk kendaraan pengunjung wisatawan masih berimbang roda dua maupun roda empat, dan jumlah pengunjungyang masuk ke lokasi wisata pondok halimun berjumlah kurang lebih 1000 orang,” bebernya.

Diketahui pengunjung wisatawan tersebut merupakan wisatawan lokal dan wisatawan dari luar Kota, hingga saat ini petugas gabungan dari unsur Muspika Kecamatan Sukabumi masih melakukan pemantauan serta monitoring di lapangan,” pungkasnya.

Pos terkait