Mandrajaya Kembangkan Wisata Mangrove Berbasis Masyarakat, Pantai Cikadal Jadi Potensi Baru

Jalur tracking Mangrove di Desa Mandrajaya Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.[Foto: ist]

LINGKARPENA.ID | Upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mengembangkan potensi pariwisata terus dilakukan di Kabupaten Sukabumi. Salah satunya melalui Program Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM) di Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat dalam perlindungan serta pengelolaan ekosistem mangrove. Selain aspek konservasi, kawasan mangrove juga mulai dikembangkan sebagai potensi wisata berbasis masyarakat yang edukatif dan berkelanjutan.

Salah satu pengembangan yang dilakukan yakni pembangunan tracking mangrove di kawasan Pantai Cikadal. Jalur tersebut diharapkan menjadi sarana bagi wisatawan untuk menikmati kawasan pesisir sekaligus mengenal lebih dekat fungsi dan pentingnya ekosistem mangrove.

Baca juga:  Camat se-Wilayah VI Jampangkulon Matangkan Persiapan HJKS ke-156, Touring Bupati Jadi Perhatian

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan pengembangan wisata mangrove di Mandrajaya menjadi salah satu contoh bagaimana konservasi lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata.

” Mangrove bukan hanya berfungsi sebagai pelindung kawasan pesisir, tetapi juga memiliki potensi wisata dan edukasi yang besar. Karena itu, pengembangannya harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pengelolaannya,” ujar Ali Iskandar, Kamis ( 8/1/2026 ).

Baca juga:  Demi Wujudkan Universal Health Coverage, Pemkab Purwakarta Permudah Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Menurutnya, Pantai Cikadal memiliki potensi yang cukup kuat untuk dikembangkan. Selain kawasan mangrove, Desa Mandrajaya juga memiliki sejumlah daya tarik geowisata seperti Pulau Kunti, Pulau Mandra, Batu Punggung Naga, hingga Batu Batik.

Ali menegaskan, pengembangan destinasi wisata tidak semata-mata mengejar jumlah kunjungan wisatawan. Aspek konservasi, pemberdayaan masyarakat, aksesibilitas, amenitas serta kesadaran wisatawan menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.

“Kita ingin pariwisata tumbuh, tetapi alam tetap terjaga dan masyarakat mendapatkan manfaat. Konsep seperti ini yang akan terus kita dorong di berbagai potensi wisata Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Baca juga:  Kapolda Jabar Kunjungi Polsek Jampangkulon, Pengamanan Kunker Dikerahkan di Tiga Titik

Program Desa Mandiri Peduli Mangrove di Mandrajaya diharapkan dapat menjadi model pengelolaan ekosistem mangrove berbasis masyarakat. Dengan keterlibatan warga, keberadaan kawasan mangrove tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui pengembangan wisata alam.

Pengembangan Pantai Cikadal dan potensi wisata lainnya di Desa Mandrajaya menjadi bagian dari upaya memperkuat daya tarik pariwisata pesisir selatan Kabupaten Sukabumi.

Alam terjaga, masyarakat berdaya, pariwisata tumbuh berkelanjutan.(adv).

Pos terkait