LINGKARPENA.ID | Paguyuban Padjajaran Anyar turut memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi yang ke-154 dengan menampilkan sejumlah atraksi di lapang Cangehgar Palabuhanratu, Kabupaten sukabumi, Sabtu 31 Agustus 2024 malam.
Keterlibatan paguyuban padjajaran anyar dengan tampil menyuguhkan beberapa atraksi kebudayaan tersebut menyimpan harapan besar terhadap pemerintah daerah.
Dalam acara tersebut, Firman Hidayat, Ketua Paguyuban Padjajaran Anyar, menyampaikan aspirasi penting terkait perhatian pemerintah terhadap penggiat budaya dan pelestari kearifan lokal.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi yang ke-154. Kami berharap pemerintah lebih merespons dan memberikan dukungan nyata kepada para budayawan dan penggiat budaya,” ujar Ki Firman kepada Lingkar Pena.
“Jadi jangan hanya berhenti pada seremonial saja, tetapi harus ada tindakan konkret yang mendukung pelestarian budaya lokal,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Firman menekankan bahwa perjuangan dalam mempertahankan kearifan lokal memerlukan dorongan yang kuat dari pemerintah, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin modern.
Menurutnya, dukungan pemerintah akan menjadi kunci keberlangsungan budaya lokal tetap eksis di masa depan
“Kami berharap pemerintah, termasuk Bupati Sukabumi, benar-benar memberikan perhatian lebih kepada para budayawan. Perjuangan kami dalam melestarikan kearifan lokal tidak boleh dilihat sebelah mata,” jelasnya.
“Semoga ke depan, ada langkah nyata yang bisa diambil untuk menjaga warisan budaya ini tetap hidup dan berkembang,” tambahnya.
Masih kata Ki Firman, acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-154 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan para penggiat budaya dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal yang menjadi identitas daerah.






