LINGKARPENA.ID | Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk tetap memprioritaskan penanganan jalan rusak pada Tahun Anggaran 2026, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah.
Kepala DPU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menyatakan bahwa berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi jalan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Kondisi anggaran memang terbatas, sementara panjang jalan kabupaten sangat besar. Namun perbaikan jalan rusak tetap menjadi prioritas kami,” ujar Uus, Minggu (22/2/2026).
Berdasarkan data DPU, total panjang jalan kabupaten di wilayah Kabupaten Sukabumi mencapai 1.424,36 kilometer. Dari angka tersebut, 572,16 kilometer berada dalam kondisi baik, 290,67 kilometer kategori sedang, 54,05 kilometer rusak ringan, dan 507,48 kilometer mengalami rusak berat.
Lebih dari 500 kilometer jalan dengan kondisi rusak berat tentu memerlukan anggaran besar untuk proses rehabilitasi maupun rekonstruksi. Tantangan semakin kompleks mengingat karakteristik wilayah Sukabumi yang membentang dari kawasan pesisir hingga pegunungan, sehingga membutuhkan pola pemeliharaan yang berkelanjutan.
Untuk Tahun Anggaran 2026, APBD Kabupaten Sukabumi ditetapkan sekitar Rp4,065 triliun. Infrastruktur tetap menjadi sektor prioritas, walaupun kebutuhan riil perbaikan jalan jauh melampaui kapasitas fiskal yang tersedia.
DPU pun menerapkan pola penanganan berbasis skala prioritas. Penentuan titik perbaikan mempertimbangkan tingkat kerusakan, kepadatan lalu lintas, akses menuju pusat ekonomi, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga dampaknya terhadap mobilitas warga.
“Kami juga terus menjajaki peluang bantuan anggaran dari pemerintah pusat maupun Provinsi Jawa Barat agar perbaikan jalan dapat dilakukan lebih optimal dan merata,” jelasnya.
Selain itu, setiap laporan dari masyarakat tetap ditindaklanjuti, meski realisasi perbaikannya dilakukan secara bertahap.
“Kami memahami harapan masyarakat terhadap kondisi jalan yang lebih baik. Penanganan akan terus berjalan sesuai kemampuan anggaran daerah,” tambah Uus.
Ke depan, DPU menargetkan peningkatan persentase jalan berkondisi baik melalui program pemeliharaan rutin, rehabilitasi, serta rekonstruksi pada titik-titik prioritas. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sukabumi. (adv).






