Ribuan Santri Sambut Ketua DPRD Sukabumi dengan Gema Salawat di Alun-alun Palabuhanratu

FOTO: Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Matawali disambut sholawat oleh ribuan Santri di Alun-alun Palabuhanratu pada Rabu pagi (22/10).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Alun-alun Palabuhanratu, kawasan Masjid Agung Sukabumi, Selasa (22/10/2025). Ribuan santri dari berbagai pesantren di Kabupaten Sukabumi berkumpul untuk memperingati Hari Santri Nasional 2025.

Gema takbir dan lantunan salawat menggema begitu Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, tiba di lokasi acara. Kehadirannya disambut hangat oleh para santri yang berbaris rapi di sekitar lapangan sambil melantunkan salawat dengan penuh penghayatan.

Baca juga:  Idul Adha 1443 H, Lapas Warungkiara Salurkan Hewan Qurban untuk Warga Sekitar

Dalam sambutannya, Budi Azhar menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme para santri yang hadir. Ia menilai peringatan Hari Santri tahun ini menunjukkan semangat kebersamaan dan cinta terhadap nilai-nilai keislaman yang semakin kuat.

“Hari Santri bukan hanya peringatan seremonial, tetapi momentum untuk meneguhkan semangat perjuangan para ulama. Santri harus terus berperan aktif dalam pembangunan daerah dan menjaga nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Baca juga:  Bentuk Regenerasi, MUI Kota Sukabumi Kukuhkan Kaderisasi Ulama Muda

Budi juga berpesan kepada para santri agar senantiasa menjunjung tinggi adab serta menghormati para guru dan kiai sebagai teladan dalam kehidupan.

“Hormati guru, hormati kiai. Dari merekalah kita belajar tentang keikhlasan dan pengabdian,” tambahnya.

Ia menyebutkan, semarak Hari Santri tahun ini jauh lebih terasa dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, antusiasme santri menjadi bukti bahwa semangat religius di Sukabumi tetap hidup dan berkembang.

Baca juga:  Muhibah Ramadan di Palabuhanratu, Bupati Ajak Warga Perkuat Sinergi Membangun Sukabumi

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan salawat dan doa bersama untuk keselamatan para ulama, bangsa, dan seluruh masyarakat Indonesia. Lantunan salawat yang menggema di Alun-alun Palabuhanratu menjadi simbol persatuan dan kekuatan spiritual para santri di Hari Santri Nasional 2025.

Pos terkait