Rumah Milik Yati Terbakar, Damkar Jampangkulon, Gercep Cegah Api Meluas

Tim Pemadam Kebakaran Pos Jampangkulon, saat melakukan lrmadaman dan pendinginan guna mencegah api meluas di lokasi kebakaran rumah milik Yati, pada Kamis (4/6).[dok.damkar]

LINGKARPENA.ID | Kepulan asap tiba-tiba membumbung dari sebuah rumah panggung di Kampung Cilubang RT 06/02, Kelurahan Jampangkulon, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Kamis (4/6/2026) sore. Dalam hitungan menit, warga sekitar berhamburan mendekati lokasi untuk membantu pemilik rumah, Bu Yati, yang rumahnya dilalap api.

 

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan kepada petugas Pemadam Kebakaran Posko Jampangkulon sekitar pukul 17.00 WIB. Berkat jarak yang dekat dan kesiapsiagaan petugas, armada Damkar tiba di lokasi hanya tiga menit setelah laporan diterima.

 

Suasana sore yang semula tenang mendadak berubah menjadi kepanikan. Api yang diduga berasal dari tungku dapur dengan cepat membakar bagian bangunan rumah panggung yang sebagian besar berbahan kayu.

Baca juga:  Berebut Anak, Berujung Bakar Rumah Kontrakan di Selabintana Sukabumi

 

Petugas Damkar bersama warga setempat bahu-membahu melakukan upaya pemadaman agar kobaran api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

 

Komandan Pos Damkar Jampangkulon, Lelan, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

 

“Kami menerima laporan sekitar pukul 17.00 WIB dan langsung menuju lokasi. Alhamdulillah petugas tiba pada pukul 17.03 WIB sehingga api dapat segera ditangani dan tidak sampai meluas ke rumah warga lainnya,” ujar Lelan kepada lingkarpena. id, Kamis ( 4/6 )

Baca juga:  Dampak Longsor di Simpenan Sukabumi Belasan Rumah Rusak

 

Menurutnya, berdasarkan hasil pendataan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh api dari tungku yang kemudian menyambar bagian bangunan rumah.

 

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari tungku. Saat ini kami masih melakukan pendataan terkait tingkat kerusakan dan nilai kerugian yang dialami pemilik rumah,” tambahnya.

 

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, bagian rumah panggung milik Bu Yati mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah.

Baca juga:  Si Jago Merah Kembali Mengamuk, 1 Rumah di Kampung Ancol Dilalap Abis

 

Lelan juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan tungku maupun sumber api lainnya, terutama pada bangunan yang masih didominasi material mudah terbakar.

 

“Kami mengingatkan warga agar selalu memastikan api benar-benar padam setelah digunakan. Kewaspadaan kecil bisa mencegah kerugian yang lebih besar,” pungkasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan lanjutan terkait dampak kebakaran dan total kerugian yang ditimbulkan. (adv)

Pos terkait