105 Offroader Jajal Medan Master Track Legendaris di Event Marinir Antralina Adventure Sukabumi

Ratusan peserta Offroader siap menjajal medan track legendaris di Adventure Antralina Tahun 2022.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID – 105 Offroader dari berbagai wilayah Kota di Indonesia, siap menjajal medan master track legendaris di Event Marinir Antralina Adventure (Maav) Tahun 2022. Para Offroader bakal menaklukan di Lereng Golok Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 6 Antralina, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, secara resmi di buka pada Kamis (26/05/2022).

Ketua Panitia Adventure Offroad Antralina 2022 Jeemy Tau mengatakan, Event Guyut ini merupakan kegiatan pertama khususnya di Jawa Barat menyatukan medan antara senior Offroader dan pemula.

Baca juga:  Enam Anggota PWI Kab Sukabumi Naik Level, Ini Pesan Ketua

Dengan begitu menurut Jeemy dengan harapan Adventure Ofroad rohnya itu benar-benar bisa ditemukan disini, artinya tidak ada kompetisi sama sekali.

“Kita masuk dalam trcak ini untuk menyelesaikan coutry road atau trcak yang di suguhkan. Ada 4 track yakni CR 1, CR2, CR 3 dan CR 4. Track terpendek dengan jarak tempuh 3,4 kilometer dan terpanjang 6,8 kilometer. Jadi waktu tempuh sendiri relatif dan bisa diselesaikan dengan memakan waktu paling cepat 7 jam hingga 8 jam. Nah itu semua kerja tim, jadi benar-benar murni Adventurenya,” kata Jemmy Tau, kepada Lingkarpena.id dilokasi.

Baca juga:  Sukabumi Zero New Stunting "Waluran Gulirkan Salimah"

Lanjut dia, semua track dibuatkan oleh seorang master trcak legendaris yakni oleh Endang Suganda atau Kong Ooy. Beliau sudah menyiapkan trcak sangat aman yang di ramu untuk junior dan senior jadi semua bisa main.

“Dalam Event Nasional Marinir Antralina Adventure di list pendaftaran sebanyak 197 peserta namun dari beberapa daerah mempunyai terkendala beberapa faktor jadi terdaftar secara realnya 105 peserta,” jelasnya.

Baca juga:  Ratusan Kader NU Sukabumi Ikuti Pendidikan Dasar. PCNU Sukabumi : Kita Membumikan NU

Apalagi sambung dia, beberapa event batal di laksanakan lantaran adanya pandemi Covid-19, hingga sekarang masih berlangsung di namun angka kasusnya sudah mulai menurun dan semoga pandemi ini akan segera berlalu dan juga terselenggaranya kegiatan ini kedepannya bisa membuka wisata Offroad,” pungkasnya.

Pos terkait