LINGKARPENA.ID | Kabupaten Sukabumi darurat bencana. Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi, pada Rabu 20 November lalu, mengakibatkan terjadinya bencana dibeberapa titik, termasuk di Kecamatan Parakansalak.
Durasi hujan yang cukup lama yang terjadi di wilayah Kecamatan Parakansalak pada Rabu (20/11) sehingga mengakibatkan terjadinya bencana longsor di Kampung Cisarandi RT 01/01, Desa Lebaksari, Kecamatan Parakansalak. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 01.00 WIB.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak, Jujun Juaeni, kepada lingkar pena.id menuturkan, akibat bencana longsor itu tiga rumah warga, atas nama Parman yang dihuni 1 KK 4 jiwa, Pendi dihuni 1 KK dengan 3 jiwa, dan rumah Anwar 1 KK 3 jiwa, tergerus longsor, 15 meter dan tinggi 5 meter, serta lebar 3 meter.
“Alhamdulilah dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Kendati demikian beberapa warga mengalami kerugian material. Untuk jumlahnya masih dalam kajian,” ungkap Jujun.
Untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan, kata Jujun, dibutuhkan beberapa material antara lain batu pecah dan Bronjong.
“Termasuk sembako untuk warga terdampak,” tandas Jujun.
Upaya yang telah dilakukan P2BK Parakansalak, melakukan koordinasi dengan Forkopimcam, Pemdes, Tagana, dan ketua RT serta warga. Disamping itu P2BK memberikan himbauan kepada warga untuk tetap waspada, terutama terjadinya longsor susulan.
“Alhamdulilah berkat koordinasi yang terjalin dari semua pihak situasi terkendali, dan rumah warga terdampak bencana longsor masih bisa ditempati,” pungkas Jujun.






