LINGKARPENA.ID | Curah hujan yang terjadi diberbagai daerah di Kabupaten Sukabumi mulai dirasakan, terutama pada titik-titik yang rawan bencana. Seperti di Kecamatan Parakansalak longsor nyaris memutus jalan desa pada Minggu, 26 November 2023.
Longsor diakibatkan intensitas hujan tinggi menyebabkan longsor di Tiga ke RT an, di Desa Sukakersa Kecamatan Parakansalak. Peristiwa longsor terjadi sekira pukul 16.15 waktu setempat.
Berdasarkan laporan petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Parakansalak, Jujun Juaeni mencatat, longsor terjadi setelah daerah tersebut diguyur hujan pada Minggu sore tadi.
“Longsor terjadi di Kampung Cipayung Rt 27 Rw 08, Jalan Desa dengan Panjang 15 meter, Lebar 2 meter dan Tinggi 8 meter.
Sementara di Kampung Ciherang Rt 23 Rw 08 Longsor mengancam Rumah Wahyudi yang dihuni 5 jiwa. Dan di Kampung Pojok Rt 25 Rw 08 Kamar mandi dan Dapur milik Dedi Supardi tergerus longsor,” ujar Jujun dalam laporannya.
Akibat Jalan Desa yang mengalami longsor sementara ini tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Jikapun dilalui oleh roda dua kondisinya sangat rawan.
Petugas gabungan dan relawan forkopimcam Parakansalak langsung terjun ke lokasi segera melakukan asessment dan memasang garis tanda bahaya di lokasi jalan desa yang mengalami longsor.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor, namun satu keluarga yang terancam dihimbau untuk waspada mengingat cuaca di lokasi masih terdapat hujan ringan,” ujar Jujun seperti disampaikan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi.
Petugas masih siaga di lokasi dan menghimbau warga setempat untuk selalu waspada dikhawatirkan hujan deras kembali turun. Warga yang dekat lokasi longsor diminta untuk terus waspada.**






