Babeh Asjaf Sedekahkan Harta untuk Sesama

Babeh Asjaf saat meninjau kondisi rumah Oja di Desa Sukasari Kecamatan Cisaat, Senin (30/5/22).| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR Kabupaten Sukabumi mendapat julukan nama baru dari masyarakat miskin Sukabumi karena kedermawanannya. Kini nama Asep Jafar mendapatkan embel-embel dengan sebutan Babeh Asjaf oleh masyarakat.

Nama Babeh Asjaf, pertama kali tercetus oleh pasangan suami istri (Pasutri) Oja (47) dan Cicih (46) asal warga Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi. Pasutri ini mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni (RUTILAHU) murni dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Asep Jafar, dengan sebutan nama Babeh Asjaf oleh pasutri ini.

Baca juga:  Nelayan Sedang Memperbaiki Perahu Pagang, Meninggal Dunia Terpeleset Jatuh ke Alor Laut

Diketahui Babeh Asjaf ini memberikan hartanya guna membantu pasangan Suami Istri Oja dan Cicih untuk membangun rumahnya yang sudah tidak layak huni tersebut. Pasutri tersebut tinggal di Kampung Cijambu, Liungtutut, Rt 01/01 Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

“Iya saya bangun rumah Pak Oja ini murni dari kocek sendiri. Ya sebagai wujud cinta kasih sesama muslim. Pasutri ini sangat-sangat membutuhkan tempat tinggal,” ujar Babeh Asjaf kepada Lingkarpena.id Senin (30/5/22).

Baca juga:  Suami Stroke dan Rumah Lapuk Kebocoran, Camah Menangis Haru Terima Bantuan Renovasi 

Babeh Asjap menjelaskan, dirinya melakukan ini dengan tujuan murni membantu dari hartanya sendiri. Menurutnya selama manusia mampu untuk membantu sesama umat muslim lakukan dengan ikhlas. Apalagi jika dengan kata menjujung tinggi budaya, saling tolong menolong antar sesama itu diwajibkan bagi yang mampu.

“Saya membantu dengan dasar ikhlas. Tidak ada embel-embel lain. Ini murni dari hati sanubari saya,” tegas Babeh Asjaf.

Baca juga:  194 Unit Rutilahu Rampung, DPRD Dorong Target Naik Jadi 700 Rumah

Lanjut Babeh Asjaf, keinginannya membantu sesama mungkin sudah rencana Allah yang secara langsung tercatat dari lohmahfuz. Dikatakannya, setelah melihat kondisi rumah Oja hatinya merasa terketuk secara spontanitas ingin membantunya.

Disinggung soal panggilan Babeh, Babeh Asjaf tersenyum dan menjawab hal itu tidak jadi masalah baginya.

“Biasa namanya juga warga masyarakat terkadang ada-ada saja. Mungkin dikiranya saya ini dermawan atau apa ya? Sebutan Babeh itu kan, biasanya sama juragan,” sebutnya sambil tertawa kecil.

Pos terkait