LINGKARPENA.ID | Tim Percepatan dan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi (rakor) pada Kamis, 24 September 2024, di Aula Puskesmas Surade, guna mengoptimalkan langkah-langkah dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Camat Surade U.Suryana, perwakilan Danramil 0622-14/Surade, perwakilan Kapolsek Surade, Kepala Puskesmas Surade Dr. Alex Kusumah, Kapus Buniwangi Yogiyanto, dan Ka. UPTD Dalduk Irma, serta Ketua TPPK kecamatan.

Disamping itu, hadir pula Kepala Desa Sukatani, Buniwangi, Pasiripis, Wanasari dan Jagamukti, kader posyandu desa, Serta ketua TPPK desa.
Camat Surade dalam arahannya menyampaikan, bahwa rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk memperkuat peran anggota TPPS, memastikan implementasi yang optimal dalam percepatan penurunan stunting.
“Rapat ini pun dilaksanakan dalam rangka persiapan menyambut Tim Survey Satus Gizi Indonesia, dan tim Audit Stunting. Alhamdulilah kita sudah mempersiapkan segalanya,” kata Suryana.
Lebih lanjut kata Suryana, dalam menyambut Tim audit stunting pihaknya sudah mempersiapkan dua ibu hamil (bumil), dua catin (calon pengantin) dan dua balita gizi buruk dan stunting, termasuk jajaran kader pos yandu.
Sementara kata dia, untuk persiapan menyambut Tim Survey Satus Gizi Indonesia, hal hal yang sekiranya diperlukan dan menjadi bahan penilaian sudah dipersiapkan.
Suryana menyoroti pentingnya sumber daya manusia dalam pembangunan dan perlunya intervensi serius untuk menurunkan stunting.
“Stunting mempengaruhi kualitas sumber daya manusia, terutama karena kita menargetkan zero stunting pada tahun 2024. Oleh karena itu, sinergi yang berkelanjutan penting untuk memastikan kelancaran implementasi semua upaya,” ujar Camat.
Komitmen nasional terkait penurunan stunting, sebagaimana diamanatkan dalam arahan Presiden dan regulasi yang tercantum dalam Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021.
“Kita harus terus menekan angka prevalensi stunting di Kecamatan Surade agar anak-anak kita dapat tumbuh tanpa terpengaruh,” tukasnya.
Sementara Kepala UPTD Pengendalian Penduduk (Dalduk) Surade, Irma, saat dikonfirmasi lingkar pena.id menuturkan, rapat koordinasi persiapan pelaksanaan audit kasus stunting dari dinas DPPKB Kabupaten Sukabumi.
Audit stunting dilakukan pada sasaran yang beresiko terjadinya stunting, dimana sasaran di ambil 2 sampel dari tiap sasaran dan sasaran nya adalah sasaran Catin, sasaran bumil, sasaran Bupas dan sasaran balita.
“Dari kecamatan Surade yang menjadi lokus audit stunting ada di desa Jagamukti dan desa Wanasari,” singkat Irma.






