Ini Pengakuan Korban Terjebak di Dermaga Tegalbuleud Sukabumi

FOTO: Para korban terjebak di dermaga Tegalbuleud usai menerima bantuan logistik dari BASARNAS melalui helikopter.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Tujuh Puluh Dua (72) korban yang terjebak di dermaga SBP Kecamatan Tegalbuleud Sukabumi Jawa Barat, hingga pukul 12:00 wib Kamis 17 Oktober 2024 baru terevakuasi 8 orang.

Jumlah itu dijelaskan salah satu korban terjebak di Dermaga Tegalbuleud yang berhasil dihubungi Lingkarpena.id melalui sambungan teleponnya pada Kamis siang sekitar pukul 11:40 WIB.

Fauzi (24) merupakan warga Kampung Cilegok RT 03/03  Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud. Ia merupakan salah satu Nelayan setempat yang turut terjebak dalam insiden terputusnya jembatan dermaga.

Baca juga:  Kebakaran di Cikembar Lukai Dua Korban, Ini Penyebabnya! 

“Iya, semuanya yang terjebak disini ada 72 orang. Mereka yang terjebak ada Nelayan, sebagian Pemancing ikan,” jelas Fauzi, dalam keterangannya melalui sambungan telepon, Kamis (17/10) siang.

Dijelaskan Fauzi mereka bertahan di dermaga satu hari satu malam sejak jembatan terputus diterjang gelombang besar pada Rabu kemarin.

“Bantuan air minum dan makan sudah kami terima dari BASARNAS melalui Helikoter. Iya, tadi datangnya sekira pukul 07:30 WIB. Alhamdulillah kami bisa minum dan makan,” kata Fauzi.

Baca juga:  SAR Gabungan Temukan Nelayan Surade Meninggal Dunia 500 Meter dari Lokasi Kejadian

Ditanya soal evakuasi korban terjebak di dermaga, kata dia, baru Delapan (8) orang yang berhasil dievakuasi Helikopter Basarnas hingga pukul 12:00 WIB siang ini. Evakuasi dilakukan secara bergiliran.

“Yang diangkut kapal helikopter teh nembe 8 orang. Iya baru delapan orang. Itu Empat kali angkut. Jadi evakuasinya dua orang -dua orang, tidak banyak,” jelas Fauzi.

Baca juga:  SR Kadis ESDM Jabar: Perumda ATE Undang Pihak Terkait Klarifikasi dengan PT SSP

Dia sendiri masih menunggu giliran evakuasi dengan korban lainnya menunggu kapal helikopter BASARNAS di dermaga Tegalbuleud.

 

Pos terkait