Api Lahap Lahan Alang-alang di Gunungguruh, Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

LINGKARPENA.ID | Hamparan alang-alang di Kampung Padaraang, RT 01/11, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, terbakar pada Rabu (19/8/2026) siang.

 

Di tengah teriknya cuaca, api dengan cepat menyambar rerumputan dan alang-alang yang mengering. Asap tebal membumbung dari lahan tersebut hingga membuat warga sekitar waspada terhadap kemungkinan api merambat ke area lain.

 

Laporan mengenai kebakaran diterima Posko Cikembar Damkar SCG sekitar pukul 14.28 WIB. Petugas kemudian tiba di lokasi pada pukul 14.44 WIB dan langsung berjibaku memadamkan kobaran api.

Baca juga:  Asik Bermain Hp, Pengendara Motor di Sukabumi Tewas Usai Alami Kecelakaan

 

Wadan Pos Damkar Cikembar, Sutisna Agustian, mengungkapkan bahwa objek yang terbakar merupakan lahan yang ditumbuhi alang-alang. Dari hasil penanganan awal, kebakaran diduga dipicu oleh pembakaran yang dilakukan seseorang yang belum diketahui identitasnya.

 

“Informasi sementara, lahan itu diduga sengaja dibakar oleh orang yang tidak dikenal. Karena yang terbakar alang-alang, api cukup cepat menyebar,” kata Sutisna.

Baca juga:  Pemotor Meregang Nyawa Setelah Seruduk Warung di Simpenan Sukabumi

 

Petugas segera melakukan pemadaman sekaligus penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya kembali kobaran dan mengantisipasi api menjalar ke wilayah sekitar.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa lahan terbuka yang dipenuhi rerumputan kering sangat rentan terbakar. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar, terlebih jika pembakaran dilakukan tanpa pengawasan.

Baca juga:  Ngebut dan Melawan Arah, Dua Motor Adu Banteng di Jalan Juanda Kota Sukabumi

 

Sutisna mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan membakar lahan maupun sampah, terutama di area yang banyak ditumbuhi rumput dan alang-alang kering.

 

“Jangan menganggap api kecil itu aman. Kalau kondisi lahannya kering, api bisa cepat menjalar dan sulit dikendalikan,” pungkasnya.(adv).

Pos terkait