Dua Pemuda Simpenan Jadi Korban Bacok OTK

Korban bacok saat mendapatkan penanganan medis rumah sakit Palabuhanratu.[foto: ist]

LINGKARPENA.ID | Dua pemuda menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Raya Kiaradua, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kedua korban masing-masing berinisial AA (20) dan A Y H. Keduanya mengalami luka akibat sabetan benda tajam berupa celurit yang diduga dilakukan oleh seorang pria yang identitasnya belum diketahui.

Peristiwa tersebut terjadi setelah kedua korban bersama sejumlah rekannya selesai menyaksikan hiburan musik band di Lapang Sepak Bola Cigaru, Desa Kertajaya, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Saat perjalanan pulang, korban mendapat informasi bahwa Muhammad Rapli diduga hendak dibacok oleh pelaku hingga terjatuh dari sepeda motor. Mendengar kejadian itu, AA dan An bersama sejumlah rekannya berusaha mengejar pelaku yang melarikan diri menuju Jalan Raya Kiaradua.

Baca juga:  Tertabrak Mobil di Jalur Cisolok–Palabuhanratu, Pemotor Dirujuk ke RS Jakarta

Pelaku kemudian berhasil dikejar dan diberhentikan. Saat itu, korban sempat menanyakan alasan pelaku hendak menyerang Muhammad Rapli. Namun, pria yang disebut memiliki rambut pirang tersebut diduga langsung mengeluarkan celurit dan menyerang kedua korban.

An, mengalami luka pada tangan kiri setelah terkena sabetan celurit. Sementara AA mengalami luka pada bagian tubuh belakang.

Kondisi kedua korban cukup serius. An, mendapat penanganan medis di wilayah Kampung Cigaru dan disebut membutuhkan sekitar 45 jahitan akibat luka pada tangannya. Sedangkan AA dibawa ke RSUD Palabuhanratu karena mengalami luka pada bagian tangan, pinggang, dan punggung.

Baca juga:  Duel Ala Gladiator, Dua Pelajar di Sukabumi Berujung Masuk Rumah Sakit

Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan sejumlah langkah penanganan setelah menerima laporan terkait peristiwa tersebut.

“Kami sudah mendatangi TKP, melakukan pendataan terhadap korban dan saksi, serta mengumpulkan barang bukti. Penanganan selanjutnya kami koordinasikan dengan piket Reskrim Polres Sukabumi,” ujar Bayu.

Menurutnya, polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui rangkaian kejadian tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

Baca juga:  Bahu Jalan Longsor, R4 Tak Bisa Lewat

“Identitas pelaku masih dalam penyelidikan. Kami mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk membantu proses pengungkapan kasus ini,” katanya.

Dalam penanganan awal, petugas Polsek Simpenan yang mendatangi lokasi di antaranya Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina, AIPDA Hermawan Eka Saputra, AIPDA Ade Ganda Manah, serta Bhabinkamtibmas AIPDA Purnama Sidik.

Polisi juga telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sukabumi untuk menindaklanjuti kasus dugaan penganiayaan tersebut.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai identitas pelaku maupun kejadian tersebut agar menyampaikannya kepada pihak kepolisian.

Pos terkait