Respon Kemanusiaan, Forkopimcam Tegalbuleud Berikan Bantuan Korban Rumah Ambruk

FOTO: Forkopimcam Tegalbuleud saat mengunjungi korban bencana rumah ambruk sekaligus memberikan bantuan paket sembako dan kebutuhan Ugan di Kampung Cibayawak, Desa Sumberjaya, Rabu (1/1/25).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sebagai bukti keseriusan dan perhatian Forkopimcam Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, atas musibah yang dialami warganya, pada Rabu (01/01/2025) langsung meninjau rumah dan memberikan bantuan.

Hadir secara bersa-sama mulai dari Camat, Kapolsek dan Danramil Tegalbuleud, langsung mengunjungi rumah Ugan di Kampung Cibayawak RT 01/03 Desa Sumberjaya yang ambruk akibat dampak cuaca ekstrim.

Kehadiran unsur Forkopimcam itu selain memastikan kondisi warganya yang terkena musibah, juga memberikan bantuan material dan sejumlah kebutuhan korban serta paket sembako.

Baca juga:  Peduli Gempa Cianjur, HPCI Sukabumi Chapter Salurkan Donasi

Camat Tegalbuleud Encep Iskandar kepada Lingkar Pena menuturkan, bahwa kunjungannya bersama Kapolsek serta Danramil itu sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warganya. Tujuannya selain memastikan kondisi dan keselamatan warga, juga memberikan bantuan material berupa paket sembako.

Forkopimcam Tegalbuleud saat meninjau lokasi rumah Ugan yang ambruk di Kampung Cibayawak Desa Sumberjaya, pada Rabu (1/1/25).| Ist

“Bantuan yang kami berikan berupa alat kelengkapan tidur, kompor, alat masak, pakaian, dan mie instan. Mudah mudahan ini membantu dan bermanfaat,” ujar Encep.

Baca juga:  Asosiasi Pemasar Benur Indonesia Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Banjir di Palabuhanratu

Lebih lanjut kata Encep, terkait dengan kejadian tersebut pihaknya sudah melakukan pelaporan dan pengusulan data tambahan kepada BPBD Kabupaten Sukabumi.

“Terkait dengan kejadian ini kami sudah melakukan laporan dan pengusulan tambahan data kepada BPBD,” tambah Encep.

Sementara Kapolsek Tegalbuleud, Iptu Azhar Sunandar, menambahkan peristiwa terjadinya rumah ambruk dengan kondisi rusak berat disebabkan kondisi cuaca hujan intensitas tinggi yang disertai angin. Selain itu diduga material bangunan (kayu dan bambu) mengalami lapuk sehingga tidak kuat menahan beban.

Baca juga:  Angin Kencang Porak Porandakan 1 Rumah di Nagrak Sukabumi

“Kami menghimbauan kepada warga dan pemilik rumah agar lebih waspada menghadapi cuaca ektrim. Bila terjadi hal hal mencurigakan dan berpotensi bencana segera lakukan upaya penyelamatan dan melaporkan kepada pihak terkait, termasuk kepolisian,” singkat Iptu Azhar.

Pos terkait