H. Ade Susman, Dermawan Surade, Terus Menebar Keberkahan Lewat Sunatan Massal dan Kepedulian Sosial

Suasana di acara khitanan massal di kediaman H. Ade, Surade, Kamis (25/6).[dok.Jajang/lp]

LINGKARPENA.ID | Di tengah kesibukannya mengelola usaha toko bahan bangunan Cahaya Mandiri di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, H. Ade Susman memilih jalan hidup yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan usaha. Sebagian rezeki yang diperolehnya justru ia kembalikan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang telah menjadi tradisi selama bertahun-tahun.

 

Keyakinannya sederhana. Harta yang disedekahkan tidak akan berkurang, melainkan akan diganti dan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Prinsip itulah yang terus dipegangnya hingga kini.

 

Bagi warga Pajampangan, nama H. Ade bukan hanya dikenal sebagai pengusaha sukses. Ia juga dikenal sebagai sosok yang gemar berbagi. Sepuluh orang karyawan yang bekerja di usahanya telah diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah. Selain itu, setiap memasuki Tahun Baru Islam, ia rutin menggelar khitanan massal bagi masyarakat.

Baca juga:  Sayyid Agil Lestarikan Sungai Cipeundeuy, Kades Gunungguruh dan Warga Apresiasi

 

Pada peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah tahun ini, sebanyak 90 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada 21, 22, dan 25 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di kediamannya di Jalan Raya Warungtilu, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade.

 

Puluhan tenaga medis dilibatkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Bagi banyak keluarga, program tersebut menjadi bantuan yang sangat berarti, terutama bagi mereka yang selama ini terkendala biaya untuk mengkhitankan putranya.

 

H. Ade mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut berawal dari langkah kecil yang ia lakukan lebih dari satu dekade lalu.

 

“Sunatan massal ini sudah berjalan sejak tahun 2015. Waktu itu pesertanya hanya sekitar 10 orang. Alhamdulillah sekarang bisa mencapai 90 peserta,” ujarnya.

Baca juga:  Jumat Ke 4 Ramadan 1444 H Ribuan Takjil Dibagikan, Tim RAI Hergun: Berbagi Tak Mengurangi Rezeki

 

Menurutnya, tujuan utama kegiatan tersebut bukan untuk mencari popularitas, melainkan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

 

“Tujuannya berbagi saja. Saya ingin mengajak keberkahan untuk diri saya, keluarga, dan lingkungan sekitar. Mudah-mudahan apa yang saya lakukan bisa menjadi dorongan bagi para pengusaha lain untuk ikut berbagi kepada masyarakat,” katanya.

 

Peserta khitanan tahun ini datang dari berbagai wilayah di Pajampangan, bahkan beberapa di antaranya berasal dari daerah yang cukup jauh dari Surade. Hal itu menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program sosial yang setiap tahun dinantikan tersebut.

 

Sebagai bentuk perhatian kepada peserta, setiap anak yang mengikuti khitanan massal juga menerima bingkisan dan santunan. Meski tidak bernilai besar, H. Ade berharap bantuan tersebut dapat memberikan kebahagiaan bagi anak-anak dan keluarganya.

Baca juga:  Kapolsek Lengkong Salurkan Bansos kepada Pengungsi Bencana Banjir di Desa Bantarsari

 

“Alhamdulillah ada sedikit bingkisan untuk anak-anak. Tidak seberapa, tetapi mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka,” ungkapnya.

 

Sementara itu, dr. Hikmat Gumelar yang tergabung dalam tim medis memastikan seluruh peserta mendapatkan pelayanan yang baik selama kegiatan berlangsung.

 

“Alhamdulillah, sejak kegiatan dimulai seluruh proses berjalan lancar. Tidak ada kendala berarti, dan kondisi anak-anak setelah dikhitan juga dalam keadaan baik,” katanya.

 

Di tengah kehidupan yang semakin individualistis, langkah H. Ade Susman menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari besarnya usaha yang dimiliki, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan orang lain. Melalui khitanan massal yang konsisten digelar setiap tahun, ia terus menebar keberkahan dan menghadirkan senyum bagi puluhan keluarga di Pajampangan.

Pos terkait