LINGKARPENA.ID | Arus lalu lintas di ruas Jalan Nasional Cisolok–Bayah sempat terhenti total setelah sebuah truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi F 9404 FG mengalami kecelakaan tunggal di tanjakan Kampung Purajati RT 02/11, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/6/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu mengakibatkan badan kendaraan melintang di tengah jalan hingga menutup seluruh akses kendaraan dari arah Sukabumi menuju Bayah maupun sebaliknya.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, truk yang mengangkut furnitur tersebut mengalami kendala saat berusaha menaklukkan tanjakan. Kendaraan kemudian kehilangan daya dorong dan bergerak mundur sebelum akhirnya terguling.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan. Proses evakuasi berlangsung cepat karena warga khawatir terjadi kebakaran akibat tumpahan solar dan oli yang keluar dari kendaraan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kendaraan yang dikemudikan Rian Setiawan (22) dengan seorang penumpang bernama Siti Aisah (23) sedang melaju dari arah Cisolok menuju Bayah dengan membawa muatan furnitur sekitar 10 ton.
“Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan jalan lurus menanjak, kendaraan diduga tidak mampu melanjutkan laju pendakian. Kendaraan kemudian bergerak mundur, bagian belakangnya membentur tebing di sisi kanan jalan dan selanjutnya terguling,” kata Ipda Wangsit.
Menurutnya, kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan baik dengan permukaan aspal kering, dilengkapi marka jalan, serta cuaca cerah.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mengalami luka ringan berupa terkilir pada kaki kiri, memar di bagian dada, dan lecet pada tangan kanan. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis. Sementara penumpang tidak mengalami luka serius.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materiil diperkirakan sekitar tiga juta rupiah,” ujar Ipda Wangsit.
Petugas kepolisian bersama warga melakukan pengaturan lalu lintas dan proses evakuasi kendaraan. Selama penanganan berlangsung, kendaraan roda empat tidak dapat melintasi lokasi karena badan truk menutup seluruh badan jalan.






