Tembok Gudang Bulog Ambruk, Sungai Cimahpar Meluap, Ini Keluhan Warga

LINGKARPENA.ID – Akibat tembok pembatas Benteng Gudang Bulog Sukaraja ambruk, material menutup sungai Cimahpar sehingga terjadi banjir ke pemukiman warga. Peristiwa tersebut terjadi sudah tiga hari berjalan, lokasinya tepat sebrang Kantor Pos Sukaraja.

Banjir dirasakan warga sekitar terutama rumahnya yang tepat berada dekat tembok yang ambruk itu. Selama tiga hari ini, rumahnya terus mengalami kebanjiran akibat aliran sungai Cimahpar yang tersumbat material tembok yang ambruk ke sungai tersebut.

Baca juga:  Pria Meninggal di Tempat, Diduga Tersengat Listrik di Surade Sukabumi 

“Ini sudah hari ketiga rumah saya terendam banjir. Saya dan keluarga sudah mengungsi,” ujar Sheila Maulida, pemilik rumah, kepada awak media.

Banjir disebabkan saluran air tersumbat akibat runtuhan tembok beton Gudang Bulog yang ambruk dan menutup aliran sungai Cimahpar, sehingga air tidak laju dan meluap ke pemukiman.

“Jadi beton dan longsoran tanahnya menutup sungai itu. Makanya air sungai meluap ke pemukiman,” terang Sheila.

Baca juga:  Bea Cukai Gandeng Satpol PP TNI dan POLRI Berantas Cukai Tembakau Ilegal

Sementara itu, kata Shela, dirinya sempat mendatangi pihak bulog terkait kondisi itu. Namun pihak Bulog sendiri tidak mau bertanggung jawab dan tidak memberikan respon baik atas kejadian itu.

“Ini hari ke 3 banjir yang rendam rumah saya. Kami coba datang lagi ke kantor Bulog untuk minta solusi, malah bilangnya gak bisa bantu dan itu bukan tanggung jawabnya. Katanya, kami gak mempertanggungjawabkan apa-apa,” jelasnya.(***)

Baca juga:  Wisatawan Cianjur Jadi Korban Bacok di Pantai Cibuaya: Liburan Kakak Beradik Berakhir Luka dan Trauma

 

 

Pos terkait