LINGKARPENA.ID | Berbekal pengalaman pada bencana bulan Desember 2024 lalu, Polsek Ciemas Polres Sukabumi sigap lakukan monitoring ke beberapa titik lokasi yang dianggap rawan banjir. Hal ini dilakukan guna pendataan dan cek lokasi.
Hasil monitoring dilapangan pada Jumat (7/3) sekira pukul 06.00 WIB bahwa dampak guyuran hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi sejak pukul 16.00 WIB, pada Kamis ( 6/3 ), didapatkan kenaikan debit air di beberapa sungan, antara lain Sungan Ciemas yang berada di Desa Ciemas.
Kapolsek Ciemas, Akp Deni Miharja, S.H., M.H., menyebutkan, akibat meluapnya air Sungai Ciemas. Mengakibatkan akses lalu lintas tergenang air setinggi 40 – 50 Senti meter.
“Meskipun demikian jalan masuk bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Dan alhamdulilah hari ini air sudah surut,” ujar Akp Deni Miharja.
Lebih lanjut kata Akp Deni, tidak ada korban luka dalam peristiwa itu dan kerugian masih dalam hitungan. Untuk saat ini kondisi jalan masih tertutup lumpur. Untuk penanganan lanjutan koordinasi dilakukan dengan semua pihak.
Dalam kesempatan itu Kapolsek Ciemas, Akp Deni Miharja, menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem. Selain itu dia meminta apabila ada hal yang berpotensi terjadi kebencanaan untuk segera melapor kepada aparat terdekat.






