Longsor di Parungkuda Timpa Rumah dan Putus Jalan Lingkungan

Kondisi rumah Pak Kari RR warga Lebak Wangi, Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda, pasca diterjang material longsor, pada Senin (20/6/22).| Foto: p2bk

LINGKARPENA.ID | Bencana longsor yang terjadi pada Senin 20 Juni 2022 di Kecamatan Parungkuda, menyebabkan satu rumah warga rusak berat akibat diterjang material longsoran tanah. Peristiwa bencana longsor terjadi sekitar pukul 19.15 WIB.

Berdasarkan laporan petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Parungkuda yang disampaikan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Kabupaten Sukabumi, bencana longsor terjadi di Kampung Lebak Wangi, RT 15/02 Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda.

Baca juga:  Ini Dua Desa di Kadudampit Sukabumi yang Menjadi Pilihan Wisata Favorit Warga

Akibat bencana longsor satu rumah warga milik Bapak Kari RR, yang dihuni 4 jiwa jebol pada bagian dinding rumah akibat terseret material longsoran tersebut.

“Material longsor dari tebing yang ada di samping rumah korban setinggi 10 meter dengan panjang 8 meter longsor dan menimpa rumah milik Pak Kari,” ujar Nanang Sudrajat dalam keterangannya yang diterima awak media.

Longsor yang terjadi di Kampung Lebak Wangi, Desa Palasari Hilir tersebut juga memutus jalan lingkungan serta mengancam tiga rumah warga sekitar lokasi milik Pak Kari itu.

Baca juga:  Sekda, Distan dan Sejumlah Forkopimda Terlibat Panen Raya Nusantara di Cikembar Sukabumi

“Pihak petugas melalui P2BK dilapangan sudah berkoordinasi dengan muspika setempat juga relawan bencana langsung melakukan asesmen dan cek lokasi bencana,” tambahnya.

Adapun ketiga rumah yang terancam merupakan rumah milik Didin dengan jumlah 3 jiwa, rumah Nanang 4 jiwa dan rumah milik Rahman Topik 3 jiwa.

Sementara jalan lingkungan yang terputus dengan panjang 10 meter dan lebar 2 meter. Saat ini kebutuhan yang bersifat mendesak dibutuhkan seperti Karung, Karung dan Bronjong.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Nusa Putra Gelar Beach Cleaning, DLH Beri Apresiasi

“Kami meminta petugas lapangan agar menghimbau warga setempat guna meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca saat ini masih dalam kondisi hujan. Pemilik rumah untuk sementara diungsikan kepada saudara terdekatnya. Kerugian masih dalam hitungan pemerintah desa setempat,” tambahnya.**

 

Pos terkait