LINGKARPENA.ID | Kabupaten Sukabumi kembali menambah deretan desa wisata dengan diresmikannya Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, sebagai Desa Wisata Tikukur. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dalam rangkaian Festival Seni Budaya Tikukur 2026 yang digelar di Bale Tikukur, Sabtu (16/5/2026).
Penetapan ini menjadikan Sukajaya sebagai bagian dari puluhan desa wisata yang sebelumnya telah dikukuhkan pemerintah daerah. Desa ini dinilai memiliki kekuatan pada potensi alam, budaya, serta geliat UMKM yang berkembang di masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa pengembangan desa wisata merupakan strategi penting dalam mengangkat potensi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami terus mendorong pariwisata berbasis masyarakat agar potensi desa bisa berkembang dan memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujarnya.
Menurutnya, Kabupaten Sukabumi memiliki kekayaan sumber daya yang besar, mulai dari keindahan alam hingga keragaman budaya. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Komite Ekonomi Kreatif, desa wisata diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru.
“Pariwisata yang kita bangun harus berkualitas, berkelanjutan, dan mampu membuka peluang usaha serta lapangan kerja bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan desa wisata, sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal agar tetap menjadi daya tarik utama.
“Kita harus bersinergi, menjaga potensi lokal, dan meningkatkan kualitas SDM agar pelayanan wisata semakin baik, aman, dan berkesan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sukajaya, Deden Gunaefi, menyampaikan bahwa posisi geografis desanya yang berbatasan dengan wilayah perkotaan menjadi keunggulan tersendiri. Hal tersebut membuka peluang besar untuk menarik kunjungan wisatawan, khususnya dari Kota Sukabumi.
> “Banyak warga kota yang ingin menikmati suasana alam datang ke sini. Ini kami manfaatkan untuk mengenalkan potensi desa, mulai dari pertanian, peternakan hingga UMKM,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kunjungan wisatawan ke Desa Sukajaya terus meningkat, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
“Alhamdulillah, setiap libur tempat kami selalu ramai dikunjungi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan desa wisata Tikukur,” pungkasnya.






