Sekda Tinjau Lokasi Dampak Bencana dan Apresiasi Semangat Gotong-royong Warga

FOTO: Berbaur dengan warga, Sekda saat meninjau lokasi dampak bencana banjir di Palabuhanratu Sukabumi, pada Minggu (20/4).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman bersama jajaran perangkat daerah meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana alam yang terjadi pada Sabtu (19/4/2025) kemarin.

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan pada Minggu (20/4/2025) ke beberapa titik di antaranya RSUD Palabuhanratu dan Kampung Kebonkalapa, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu.

H Ade Suryaman mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga serta infrastruktur di lokasi yang terdampak. Selain itu, juga ingin melihat langsung progres penanganan awal yang telah dilakukan masyarakat bersama para relawan.

Baca juga:  Puncak HUT LSM Dampal Jurig, Lestari Alam Tanam 500 Pohon di Kaki Gunung Gede

“Kami ingin memastikan kondisi di lapangan, baik itu terkait keselamatan warga maupun kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan akibat bencana kemarin,” ujar Sekda.

Sekda pun mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat setempat. Warga bersama relawan diketahui bergerak cepat melakukan langkah penanganan sementara di area-area rawan banjir, salah satunya dengan memasang beronjong di lokasi darurat.

Baca juga:  Sekda Kabupaten Sukabumi Hadiri Milad Ke 45 Ponpes Azzainiyah

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang telah bergotong royong melakukan langkah penanganan awal seperti di Kampung Kebonkalapa ini,” ungkapnya.

H Ade menuturkan, Pemerintah Daerah telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) untuk segera mengirimkan bantuan alat berat. Hal ini diperlukan guna mempercepat penanganan dan antisipasi terjadinya banjir susulan.

Baca juga:  Ratusan Guru Honorer R3 Sukabumi Geruduk Gedung Sekda di Palabuhanratu, Ada Apa?

“Kita akan segera menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di lapangan. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan percepatan pemulihan infrastruktur yang memicu terjadinya bencana,” tegasnya.**

Pos terkait