Kemendukbangga Jabar dan Indonesia Power Tinjau TPA di Sukabumi, Dorong Program TAMASYA

LINGKARPENA.ID | Kementerian Pendidikan, Kependudukan, dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) Jawa Barat bersama PT Indonesia Power melakukan audiensi sekaligus kunjungan lapangan ke dua Tempat Penitipan Anak (TPA) di Kabupaten Sukabumi, Selasa (5/8/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada 21 Juli 2025. Dua TPA yang dikunjungi yakni TPA Tunas Bangsa dan satu TPA lainnya di wilayah Sukabumi.

Baca juga:  Puting Beliung Mengamuk Lagi di Sukabumi, 63 Rumah Terdampak dan 2 Fasilitas Umum

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, turut mendampingi rombongan. IaTe menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi langkah penting untuk menjajaki potensi TPA sebagai lokasi pengembangan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).

“Kegiatan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membangun sinergi lintas sektor. Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat layanan pengasuhan anak, khususnya untuk mendukung program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting,” kata Uus.

Baca juga:  DPPKB Kabupaten Sukabumi Sampaikan Doa dan Harapan di Hari Ulang Tahun ke-74 Presiden Prabowo Subianto

Program TAMASYA sendiri menjadi salah satu quick win Kemendukbangga Jabar. Inisiatif ini fokus pada penguatan pengasuhan anak untuk menciptakan ketahanan keluarga sekaligus menjamin pemenuhan hak-hak dasar anak.

Kemendukbangga Jabar menyambut baik semangat kolaborasi yang terjalin. Sementara PT Indonesia Power menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam program sosial, khususnya terkait pemenuhan hak anak.

Baca juga:  Tragis! Tukang Batu di Sukabumi Tewas, Diduga Akibat Peledakan Buatan

Lewat audiensi dan kunjungan ini, diharapkan terbentuk sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem layanan pengasuhan yang aman, layak, dan mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.

Reporter : Rijal
Editor : Redaksi

Pos terkait