LINGKARPENA.ID | Pada hari Selasa, 23 September 2025, petang, sekitar pukul 18.30 WIB, empat rumah di Kampung Ciburial RT 01/01, Desa Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atapnya.
Insiden ini terjadi akibat hujan deras yang disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut. Keempat rumah yang terdampak dimiliki oleh warga setempat, masing masing Sahroni (42), Ngatijan (60), Daman (67), dan Sanya (66).
Angin kencang yang datang bersamaan dengan guyuran hujan lebat membuat konstruksi atap rumah-rumah tersebut tidak mampu menahan terjangan, mengakibatkan kerusakan material yang signifikan.
Meskipun kerusakan yang ditimbulkan cukup parah, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parungkuda, Mohamad Ramdan, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
“Tidak ada korban luka maupun jiwa, namun para korban mengalami kerugian material. Kerugiannya masih dalam perhitungan,” ujar Mohamad Ramdan, memberikan keterangan mengenai dampak langsung kejadian.
Segera setelah kejadian, respons cepat datang dari berbagai pihak. Bhabinkamtibmas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), anggota P2BK, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dusun, Ketua RT dan RW, serta warga setempat bahu-membahu bergerak menuju lokasi.
Mereka bekerja sama membersihkan puing-puing dan material bangunan yang ambruk, menunjukkan semangat gotong royong yang kuat di tengahmusibah.
Mohamad Ramdan menambahkan bahwa untuk penanganan awal pasca-bencana, beberapa kebutuhan mendesak diperlukan.
“Saat ini kami membutuhkan beberapa barang untuk penanganan awal, termasuk paket sembako,” jelasnya, mengindikasikan bahwa bantuan logistik menjadi prioritas untuk meringankan beban para korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Sukabumi, akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi musim hujan. Ancaman hujan deras yang kerap disertai angin kencang memerlukan kewaspadaan dan upaya mitigasi dini guna meminimalisir risiko dan dampak buruk yang mungkin terjadi di masa mendatang.






