Dispar Sukabumi Dorong Sertifikasi Produk Halal dan Baik bagi Pelaku Kuliner di Ujung Genteng

FOTO: Poto bersama peserta kegiatan Sertifikasi berbasis SKKNI yang melibatkan para pelaku ekonomi kreatif Sub Sektor Kuliner yang diprakarsai Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi di kawasan Ujunggenteng, Kamis (23/10).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi terus berupaya meningkatkan daya saing sektor ekonomi kreatif, khususnya bidang kuliner. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan Sertifikasi berbasis SKKNI Skema Produk Halal dan Baik bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Sub Sektor Kuliner, yang digelar di kawasan wisata Ujung Genteng, Rabu (22/10/2025), bertempat di Pondok Hexa.

Kegiatan ini menjadi agenda penting dalam pengembangan industri kuliner sebagai salah satu pilar utama pariwisata Kabupaten Sukabumi. Melalui program tersebut, diharapkan pelaku usaha kuliner dapat meningkatkan kualitas produk, layanan, serta kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara terhadap produk lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, MH, menyampaikan bahwa sertifikasi profesi menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu layanan dan profesionalisme di sektor kuliner.

Baca juga:  Diskominfosan Gelar Workshop, Menciptakan Sistem Data yang Terintegrasi dan Berkualitas Tinggi

“Industri kuliner harus mampu meningkatkan daya saing dan mutu layanan. Melalui sertifikasi ini, pelaku usaha diharapkan semakin profesional dan mampu mendukung peningkatan kualitas pariwisata daerah,” ujar Ali Iskandar.

Lebih lanjut, Ali menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan daya saing pelaku kuliner melalui penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Beberapa sasaran spesifiknya meliputi:

1. Pemberian pengakuan resmi atas kompetensi pelaku kuliner sesuai standar SKKNI.

2. Peningkatan kualitas produk dan layanan kuliner yang disajikan kepada wisatawan.

Baca juga:  Kadis Pariwisata Kabupaten Sukabumi Lakukan Kunjungan ke Geyser Cisolok, Bahas Strategi Penguatan Wisata Alam

3. Penerapan standar kebersihan, keamanan, dan sanitasi dalam proses produksi makanan.

4. Penguatan kapasitas SDM pelaku ekonomi kreatif agar terampil, bersertifikat, dan berdaya saing tinggi.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Sebanyak 20 peserta dari kawasan wisata Ujung Genteng dan sekitarnya mengikuti tahapan asesmen yang dilakukan oleh tim LSP. Peserta yang dinyatakan kompeten berhak memperoleh sertifikat profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap pelaku usaha kuliner di Kabupaten Sukabumi secara bertahap memiliki sertifikasi profesi yang diakui secara nasional. Hal tersebut akan memperkuat kredibilitas pelaku usaha di mata wisatawan dan industri pariwisata, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya produk halal dan penerapan standar keamanan pangan.

Baca juga:  Puskesmas Cikidang Sasar 8131 Anak Sekolah SD-MI dalam Program BIAS dan CKG

Ali Iskandar menegaskan, Dinas Pariwisata akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kami membutuhkan dukungan seluruh stakeholder untuk terus berkolaborasi. Evaluasi dan peningkatan kualitas layanan akan terus dilakukan agar pembangunan sektor pariwisata dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Melalui langkah-langkah tersebut, Dispar Kabupaten Sukabumi optimistis visi daerah “Terwujudnya Kabupaten Sukabumi Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah)” dapat tercapai secara berkelanjutan.

Pos terkait