LINGKARPENA.ID | Program pemagangan dan penempatan kerja ke Jepang kembali menjadi sorotan publik setelah digelarnya Sosialisasi Persiapan Pemagangan dan Penempatan Kerja di Jepang yang diselenggarakan oleh Mojo Indonesia Group bekerja sama dengan Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Zainal Munacishin.
Kegiatan yang berlangsung di Islamic Center Kota Sukabumi, Jumat (24/10/2025), ini diikuti sekitar 70 perwakilan sekolah menengah kejuruan (SMK) dari berbagai wilayah di Sukabumi.
Dalam kegiatan tersebut, pihak penyelenggara memaparkan secara rinci proses pendaftaran, pelatihan, hingga mekanisme keberangkatan peserta magang ke Jepang. Program ini merupakan bagian dari kerja sama resmi antara pemerintah Indonesia dan Jepang untuk meningkatkan kompetensi dan etos kerja generasi muda.
Zainal Munacishin menegaskan, pemerintah mendukung penuh program pemagangan ke luar negeri selama dilakukan secara legal, transparan, dan melibatkan lembaga resmi.
“Pemerintah berkomitmen melindungi tenaga kerja Indonesia, termasuk peserta magang. Kami dorong agar program seperti ini menjadi sarana peningkatan kualitas SDM muda kita,” ujar Zainal kepada awak media.
Menurutnya, peluang kerja yang ditawarkan Jepang sangat besar. Pemerintah Jepang membuka kuota hingga 200 ribu lowongan setiap tahun di 14 sektor industri, mulai dari perhotelan, konstruksi, pertanian, perkebunan, hingga transportasi. Namun, hingga kini Indonesia baru mampu mengisi sekitar 30 ribu posisi dari total kebutuhan tersebut.
“Masih banyak peluang yang bisa dimanfaatkan anak-anak muda kita. Program ini bukan hanya tentang gaji, tapi juga tentang peningkatan kompetensi dan etos kerja,” tambahnya.
Selain membuka akses kerja ke luar negeri, Zainal berharap program pemagangan ke Jepang juga dapat menjadi sarana untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan daya saing global bagi generasi muda, khususnya di wilayah Sukabumi.
Editor : Redaksi






