LINGKARPENA.ID | Ruas Jalan Kabupaten yang menghubungkan Palayangan–Cibitung ambruk di Kampung Cikiwul Tengah RT 12/02, Desa Cimahpar, Kecamatan Kalibunder, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 08.20 WIB. Kerusakan menyebabkan badan jalan terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kalibunder, Suryadi, menjelaskan bahwa ambruknya jalan terjadi secara tiba-tiba.
“Begitu menerima laporan warga, kami langsung menuju lokasi. Kondisi badan jalan sudah turun dan bergeser, sehingga sangat berbahaya bagi kendaraan, terutama roda empat,” ujar Suryadi.
Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah awal penanganan untuk memastikan keselamatan warga.
“Kami sudah memasang tanda peringatan dan melakukan penutupan sementara agar tidak ada warga yang nekat melintas. Saat ini kami masih menunggu tindak lanjut dari dinas teknis untuk penanganan perbaikan,” tambahnya.
Suryadi juga menyampaikan bahwa potensi pergerakan tanah masih harus diwaspadai.
“Tanah di sekitar lokasi cukup labil, apalagi dengan kelembaban yang tinggi. Kami meminta masyarakat tetap waspada dan memilih jalur alternatif sampai kondisi benar-benar aman,” katanya.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, cuaca di wilayah Sukabumi pada pagi hari tercatat berawan dengan suhu 23°C, kelembaban 94 persen, arah angin utara, dan kecepatan angin 1,6 km/jam. Tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.
Pusdalops terus melakukan pemantauan melalui WAG P2BK, media sosial, dan radio Ratel I, serta memanfaatkan aplikasi InaRisk, InaSafe, dan InaWare BNPB untuk mengidentifikasi potensi kerawanan. Informasi prakiraan cuaca dan gempa bumi terus diperbarui melalui kanal resmi BMKG.
BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk menghindari lokasi jalan yang terdampak dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan.






