LINGKARPENA.ID | Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menegaskan pentingnya integritas dan tanggung jawab moral bagi para pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan yang baru dilantik. Arahan tersebut disampaikannya dalam kegiatan pelantikan pengurus UPZ se-Kabupaten Sukabumi yang berlangsung di Gedung Islamic Center Qubbatul Islam, Cisaat, Selasa (6/1/2026).
Dalam sambutannya, Sekda menekankan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar formalitas seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan. Ia mengingatkan tiga prinsip utama yang harus menjadi pegangan para pengurus UPZ, yakni keikhlasan, kecerdasan, dan ketuntasan dalam bekerja.
“Pelantikan ini adalah awal dari tanggung jawab. Amanah yang diberikan harus dijalankan dengan hati yang ikhlas, cara yang cerdas, serta hasil yang tuntas,” tutur Ade Suryaman.
Selain soal integritas, Sekda juga mendorong para pengurus UPZ agar lebih proaktif dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat. Menurutnya, peningkatan pengumpulan zakat akan berdampak langsung pada luasnya manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama. Untuk itu, sinergi dan koordinasi lintas sektor dinilai sangat penting guna memperkuat peran UPZ di tingkat kecamatan.
“Saya optimistis para pengurus mampu menjalankan tugas ini dengan baik, apalagi Baznas Kabupaten Sukabumi telah menorehkan berbagai prestasi. Keberhasilan yang sudah ada harus terus ditingkatkan,” ungkapnya.
Sekda juga menyinggung berbagai program Baznas Kabupaten Sukabumi yang terus berkembang, salah satunya pembangunan fasilitas klinik sebagai bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk kepentingan umat.
“Mari kita bersama-sama mendoakan agar pembangunan klinik tersebut dapat segera rampung dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.






