LINGKARPENA.ID | Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 M, SMAN 1 Surade, Kabupaten Sukabumi, menggelar kegiatan Pesantren Ekologi yang mengintegrasikan penguatan spiritual dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter siswa melalui internalisasi nilai inti Gapura Pancawaluya, yakni Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer. Pesantren Ekologi dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan mulai dari sosialisasi, launching, tadabur alam, aksi tasyakur, hingga penutupan.
Pada tahap awal, sekolah melaksanakan sosialisasi pada 10–20 Februari 2026, dilanjutkan dengan Launching Pesantren Ekologi 2026 yang dirangkaikan dengan ceramah awal Ramadhan pada 24 Februari 2026. Selanjutnya, kegiatan Tadabur Alam berlangsung 24 Februari hingga 12 Maret 2026 dengan mengusung semangat “Niti Harti, Niti Surti, Niti Bukti, Niti Bakti, Niti Sajati”.
Tak hanya pembelajaran keagamaan, siswa juga diajak melakukan aksi nyata melalui program hemat energi, menjaga kebersihan lingkungan, serta gerakan menanam pohon. Selain itu, terdapat aksi tasyakur berupa pembiasaan positif, aksi ekologi, wakaf Al-Qur’an, hingga kegiatan sosial lainnya yang menjadi wujud rasa syukur dan tanggung jawab kepada Allah SWT.
Kepala SMAN 1 Surade, Hardika, S.Pd., mengatakan bahwa Pesantren Ekologi bukan sekadar kegiatan seremonial Ramadhan, melainkan upaya membentuk karakter siswa yang religius dan peduli lingkungan.
“Pesantren Ekologi ini kami rancang untuk menginternalisasikan nilai-nilai Gapura Pancawaluya melalui pembelajaran ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits tentang pelestarian lingkungan yang diwujudkan dalam aksi nyata. Kami ingin siswa tidak hanya saleh secara spiritual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan tanggung jawab menjaga alam sebagai bentuk ibadah,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan terbentuk generasi yang berakhlak mulia, memiliki kesadaran ekologis, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Pesantren Ekologi 1447 H ini dijadwalkan berakhir pada 13 Maret 2026 dengan penutupan yang menjadi refleksi atas seluruh rangkaian aktivitas selama bulan Ramadhan.






