LINGKARPENA.ID | Di momentum Ramadan 1447 Hijriyah, Pemerintah Kota Sukabumi, mempererat komunikasi politik lintas partai. Kamis (26/2/2026), Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengundang para pimpinan partai politik se-Kota Sukabumi untuk bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama di Rumah Dinas Wali Kota.
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan ruang konsolidasi dalam menyatukan arah pembangunan daerah. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Wali Kota menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan partai politik sebagai mitra strategis dalam mengawal kebijakan publik.
Menurut Ayep, tantangan pembangunan ke depan menuntut sinergi yang kuat, terutama dalam memperkokoh kapasitas fiskal daerah. Ia memaparkan target ambisius untuk meningkatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi hingga menembus angka Rp2 triliun.
“Tahun 2026 ini kita targetkan APBD mencapai Rp1,45 triliun sebagai pijakan awal. Kuncinya ada pada optimalisasi 19 sektor penyumbang PAD yang kita kawal secara serius,” ujar Ayep Zaki.
Ia menjelaskan, pemerintah menargetkan kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara progresif dengan proyeksi pertumbuhan hingga 32 persen setiap bulan dari sektor-sektor strategis yang telah dipetakan.
Lebih jauh, Ayep mengajak seluruh elemen politik untuk menanggalkan sekat perbedaan demi kepentingan masyarakat. Baginya, stabilitas dan kemitraan yang sehat antara eksekutif dan partai politik akan mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan responsif.
“Kita harus satu frekuensi. Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Dengan fondasi fiskal yang kuat dan dukungan politik yang solid, Kota Sukabumi akan lebih mandiri dan berdaya saing,” tegasnya.
Silaturahmi Ramadan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan komunikasi politik yang konstruktif, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mendorong kesejahteraan warga Kota Sukabumi.






