Diskusi FDSI, SMSI Sukabumi Raya dan Caleg DPR RI, Begini Pemaparan Ayep Zaki

Diskusi Pertanian FDSI menghadirkan Calon Anggota DPR RI Ayep Zaki dan SMSI Sukabumi Raya.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Forum Diskusi Sinergi Indonesia (FDSI) turut menghadirkan Ayep Zaki (Calon Anggota DPR RI dari Partai Nasional Demokratis (Nasdem) dan SMSI Sukabumi Raya. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu Cafe di Kabupaten Sukabumi.

“Lha iya, saya tuh sudah praktek sebelum mewacanakan program-program yang saya gagas ini dan dijadikan visi misi pencalegan saya,” ujar H. Ayep Zaki Calon Legislator DPR RI Dapil IV Kabupaten dan Kota Sukabumi dari partai Nasdem tersebut.

Hal itu disampaikannya saat hadir menjadi narasumber diskusi berkelanjutan yang digagas Forum Diskusi Sinergi Nusantara (FDSI) bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya di Cafe Kopi Kabar Baik, Senin, 8 Januari 2024.

Acara turut dihadiri belasan pengurus dan anggota SMSI Sukabumi Raya. Diskusi yang bertajuk “Optimalisasi Potensi Pertanian dan UKM untuk Membangun Kemandirian Pangan dan Memajukan Perekonomian Masyarakat Kabupaten Sukabumi” tersebut juga akan menghadirkan Narsum lain dari tokoh masyarakat yaitu KH Abdurachman Badrudin.

Beliau ini merupakan (Ketua Komunitas Tilawah Tiga Puluh Juz Kabupaten Sukabumi). Namun sayang beliau berhalangan dan tidak bisa hadir dalam acara diskusi tersebut.

Dalam diskusi interaktif tersebut, Ayep menuturkan berbagai perspektif dan langkah taktis berupa visi misi sampai dengan motivasinya untuk masuk ke dunia politik dan yakin akan terpilih menjadi Anggota DPR RI dari Partai Nasdem.

Baca juga:  SMSI Sukabumi Raya Gandeng KPP Pratama Dorong Kepatuhan Pajak Perusahaan Pers

“Kita bisa turut berperan maksimal melaksanakan cit-cita pengabdian masyarakat ketika duduk di kursi pemerintahan, dalam hal ini pilihan saya adalah menjadi Anggota DPR RI,” kata Ayep Zaki.

Dari Curriculum Vittae-nya, sosok yang juga merupakan tokoh akademis serta pendiri dan Pembina Yayasan Pembina Pendidikan Doa Bangsa atau lebih dikenal dengan FKDB tersebut mempunyai rekam jejak yang tidak main-main. Berbagai penghargaan dan karya pengabdian masyarakat yang didapatkannya cukup banyak.

“Visi saya dalam membangun perekonomian dan pendidikan serta menegakan supremasi hukum ini guna mewujudkan
kemakmuran dan keadilan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adapun target sasarannya lebih fokus pada Sukabumi. Membangun perekonomian melalui program kemitraan dengan mengajak masyarakat mengembangkan
program ekosistem pertanian, peternakan dan pemberdayaan masyarakat, dan membangun sektor, ini saya sudah praktek,” tandasnya.

Lanjutnya, terkait dunia pendidikan, Ayep bertujuan mempersiapkan generasi penerus bangsa di mulai sejak usia dini. Sementara itu pada Program Ekosistem pertanian yang dijalankan ini fokus pada peningkatan hasil produktivitas pertanian, khususnya para petani sampai pada mewujudkan kedaulatan pangan.

Baca juga:  Polsek Sagaranten Polres Sukabumi Gelar Apel Gabungan Jelang Pergantian Tahun

“Bab Program pemberdayaan masyarakat, tentunya program yang digulirkan harus dapat secara nyata membantu masyarakat
agar memiliki keterampilan sehingga mampu berwirausaha secara mandiri,” tandasnya.

Ayep juga menegaskan paparannya dengan bukti proyek pembangunan yang sudah dilakukannya sebelum ini.

“Rintisan dari pembangunan ekonomi yang dilakukan saat pertama kali, dapat di implementasikan melalui Program KARIBAJA (Kalimantan, Riau, Batam dan Jawa). Di mana anggota yang turut berpartisipasi dalamprogram tersebut ditempatkan dan dikaryakan di berbagai titik UMKM yang kelak akan disebar ke seluruh penjuru Indonesia. Saya bergerak tanpa henti untuk melakukan pembinaan UMKM dan selalu mengingatkan para anggota agar menjadi manusia yang dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara,” kata Ayep.

Dituturkannya, hasildari pembinaan tersebut, saat ini sudah berdiri titik-titik UMKM rintisan yang totalnya sudah mencapai 242Unit Usaha yang tersebar di 28 provinsi di Indonesia.

“Selain membangun unit-unit usaha, pada Tahun 2005 mulai membangun unit-unit satuan pendidikan mulaidari LKP, PAUD, SMP, SMA, SMK dan Yayasan sebagai operator untuk pembangunan di bidang pendidikan melalui YPPDB yang seluruh pembiayaannya dari hasil kegiatan pembangunan di bidang ekonomi. Iniartinya secara mandiri membangun ekonomi melalui pendirian UMKM untuk membiayai pembangunandunia pendidikan,” imbuhnya.

Baca juga:  Seleksi Dirut BPR Sukabumi Masuki Tahap Akhir, Wali Kota: Keputusan di Tangan OJK

Diketahui, total saat ini ada 23 satuan pendidikan yang telah dibangun. Selain 23 satuan pendidikan yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia, terdapat juga mahasiswa yang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggidalam dan luar negeri yang full dibiayai dari hasil kegiatan ekonomi. Sehingga total anak asuh yang berada dalam 23 Satuan Pendidikan YPPDB dan Mahasiswa saat ini berjumlah sekisar 1505 orang.

Sementara itu Ketua SMSI Sukabumi Raya, Eman Sulaeman dalam diskusi FDSI juga mengungkapkan, ia turut mengapresiasi atas kehadiran Ayep Zaki dalam diskusi berkelanjutan itu.

“Prinsipnya SMSI Sukabumi Raya akan memantau tajam pelaksanaan Pemilu 2024 kedepan dan berharap Pemilu yang damai, jujur dan adil dapat terselenggara dengan baik. Kami siap bersinergi dengan semua pihak agar hal itu dapat terselenggara,” ucap Kang Sule, sarapan akrab Ketua SMSI Sukabumi Raya yang juga CEO Jurnal Sukabumi.com tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut beberapa pemilik media atau perwakilannya selaku pengurus dan Anggota SMSI antara lain Wartain.com, Lingkarpena.id, Indvesta.id, Cybernewsnasional.com, Sukabumisatu.com, Beritausukabumi.com, Sukabumizone.com, Hariansukabumi.com dan Tatar Sukabumi.com. **

Pos terkait