LINGKARPENA.ID | Kegiatan halal bihalal yang digelar Manggala Garuda Putih (MGP) DPC Pajampangan di Pantai Taman Pandan, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Minggu (29/3/2025), berlangsung meriah dan penuh makna. Momentum tersebut semakin istimewa dengan hadirnya Ketua MGP DPC Sukabumi Raya, H. Imam Thariq Mubarok.
Kehadiran Imam Thariq tidak hanya menjadi simbol dukungan, tetapi juga memperkuat ikatan silaturahmi antar pengurus dan anggota MGP dari berbagai wilayah. Acara ini diikuti oleh jajaran pengurus serta anggota, yang bersama-sama merayakan kebersamaan pasca Hari Raya Idulfitri.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan kepada 100 anak yatim. Tak hanya itu, nuansa budaya lokal begitu terasa melalui penampilan seni tradisional Sunda, seperti pencak silat dan atraksi kuda lumping dari Layung Mekar Jampang Kulon.
Dalam sambutannya, H. Imam Thariq Mubarok memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjaga dan mengembangkan budaya daerah sebagai bagian dari identitas masyarakat.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Selain mempererat silaturahmi, ini juga menjadi wadah untuk menjaga dan melestarikan seni budaya Sunda agar tetap eksis,” ujarnya.
Ketua MGP DPC Pajampangan, Sudirman Geheng, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Imam Thariq yang dinilai membawa energi positif bagi seluruh peserta.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak H. Imam Thariq Mubarok. Kehadiran beliau menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan soliditas di tubuh MGP terus terjaga,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Ade Bima, juga menyampaikan apresiasi serupa. Ia menilai kehadiran pimpinan MGP Sukabumi Raya tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi panitia dan anggota.
“Kehadiran beliau menjadi kebanggaan bagi kami. Ini menunjukkan adanya perhatian dan dukungan yang kuat terhadap kegiatan di daerah,” katanya.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas organisasi sekaligus menjaga nilai-nilai sosial dan budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sukabumi.






