DPU Kabupaten Sukabumin Gelar Halahbihalal, Bupati Tekankan DPU Harus Responsif

FOTO: Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, saat memberikan bantuan pada rangkaian acara Halalbihalal.[dok.ist]

LINGKARPENA.ID | Dinas Pekerjaan Umum ( PU) Kabupaten Sukabumi menggelar acara Halal Bihalal pada Rabu (1/4/2026). Acara digelar di pelataran Kantor Dinas PU. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Sukabumi, Asep Japar.

Dalam sambutannya Asep Japar menegaskan bahwa seluruh jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) harus responsif dan mampu memberikan penjelasan yang tepat kepada masyarakat ketika muncul keluhan mengenai infrastruktur, terutama kondisi jalan.

Menurut Bupati, kritik masyarakat terhadap infrastruktur jalan saat ini semakin tinggi, terlebih karena sebagian besar warga aktif menyampaikan keluhan melalui media sosial.

Baca juga:  Rapat Paripurna DPRD, Bupati Menyoroti Perlunya Komunikasi yang Baik

Karena itu, ia meminta seluruh pegawai PU yang aktif di platform digital untuk ikut memberikan literasi dan pemahaman dengan cara yang santun dan sesuai fakta.

“Ketika ada yang mengkritik ruas jalan, tolong sampaikan kepada netizen sesuai perencanaan. PU tidak diam. Banyak ruas jalan dan irigasi yang memang perlu diperbaiki, dan prosesnya sedang berjalan,” tegasnya.

Dikatakan Bupati, tekanan publik terhadap kinerja Dinas PU sangat besar. Banyak laporan, pengaduan, hingga sorotan media yang masuk setiap hari. Namun H Asep meminta seluruh pegawai tetap kuat dan fokus menjalankan tugas di tengah keterbatasan anggaran dan dinamika lapangan.

Baca juga:  Bupati Sukabumi Resmi Tutup Bazar Cullinary Ramadhan 1446 Hijriah Dekranasda Cisaat

“Sorotan terhadap Dinas PU luar biasa. Laporan dan pengaduan begitu banyak. Saya minta semuanya tetap diberikan kekuatan dan kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengungkapkan bahwa sejumlah pekerjaan penanganan ruas jalan selama Ramadan telah dilakukan, meski hasilnya belum sepenuhnya memuaskan.

Uus menjelaskan bahwa beberapa proyek mengalami perlambatan akibat dua faktor strategis, salah satunya yakni, keterbatasan pagu anggaran daerah, sehingga perbaikan tidak dapat dilakukan secara menyeluruh.

Baca juga:  Gelar Apel Pasukan Ops Ketupat Lodaya 2023, Polres Sukabumi Kota Siapkan Ratusan Personil

Dampak situasi geopolitik di Timur Tengah, yang membuat harga material konstruksi melambung, menyebabkan beberapa kegiatan tertahan.

“Beberapa pekerjaan yang sudah berproses hari ini tertunda karena kenaikan harga material. Ini memang situasi yang tidak bisa kami hindari,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan santunan bagi anak yatim berupa perlengkapan sekolah, serta pemberian kadeudeuh dari Bupati kepada pegawai PU yang memasuki masa purna bhakti. (adv).

Pos terkait