LINGKARPENA.ID | Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 menjadi momentum penting bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi untuk mengajak masyarakat memperkuat semangat persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui tema kebangkitan nasional, semangat perjuangan para pendiri bangsa dinilai tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, termasuk persoalan lingkungan hidup.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menyampaikan bahwa semangat yang lahir sejak berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa terletak pada persatuan, pendidikan, dan gerakan kolektif demi kepentingan bersama.
Dalam momentum Harkitnas 2026, DLH Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus hadir melalui berbagai program pelestarian lingkungan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengelolaan sampah terpadu, penghijauan, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, hingga langkah mitigasi perubahan iklim yang dilakukan secara berkelanjutan di tingkat akar rumput.
Semangat kebangkitan nasional juga dimaknai sebagai ajakan untuk terus bergerak dan berkarya dalam menjaga alam demi keberlangsungan generasi mendatang. Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 pun menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak hanya dilakukan dalam bidang politik dan sosial, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga lingkungan hidup. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu mewujudkan daerah yang lebih hijau, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.(adv)






