Berburu Susuh Laut, Sensasi Kuliner Pesisir di Muara Cipamarangan Surade

Seorang warga Surade saat sedang memungut Susuh laut di Muara Cipanarangan.[foto:warga/netizen]

LINGKARPENA.ID | Muara Cipamarangan yang berada di perbatasan Desa Cipeundeuy dan Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, kini menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk berburu susuh laut atau tutut laut. Selain dikenal sebagai lokasi memancing, kawasan muara ini juga menawarkan pengalaman unik mencari kuliner laut langsung dari habitat alaminya.

 

Hamparan pesisir yang masih alami dengan aliran muara yang tenang menjadikan kawasan tersebut ramai dikunjungi warga, baik masyarakat sekitar maupun pendatang dari luar Kecamatan Surade. Mereka datang untuk mencari susuh, sejenis siput laut bercangkang keras dan memanjang yang memiliki cita rasa gurih khas makanan laut.

 

Aktivitas berburu susuh biasanya dilakukan saat air laut surut. Warga menyusuri tepian muara sambil memunguti susuh yang menempel di bebatuan. Selain menjadi aktivitas santai, hasil buruan tersebut juga dapat diolah menjadi berbagai menu makanan khas pesisir.

Baca juga:  Kecamatan Surade Siap Ikuti Kejuaraan Tarkam

 

Usman, warga Kecamatan Ciracap, mengaku sudah cukup sering datang ke Muara Cipamarangan untuk mencari susuh laut. Menurutnya, sensasi mencari langsung di alam terbuka memberikan kepuasan tersendiri.

 

“ Saya sering datang ke sini untuk memungut susuh. Kadang ada yang dagang, tapi saya lebih senang datang langsung untuk mencarinya. Selain dapat susuh, suasananya juga enak untuk refreshing,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

 

Untuk mencapai lokasi Muara Cipamarangan terbilang cukup mudah. Dari pertigaan Kampung Cibungur, pengunjung dapat menuju arah Pantai Minajaya. Dari kawasan pantai tersebut, lokasi muara berjarak sekitar satu kilometer ke arah timur dengan kondisi jalan yang relatif baik.

Baca juga:  Gaji ASN Naik! Ribuan Guru Honorer Sukabumi Unjuk Rasa

 

Di sepanjang perjalanan, pengunjung dapat menikmati panorama laut selatan yang masih asri. Deburan ombak, angin pantai, dan suasana tenang menjadikan kawasan ini cocok sebagai tempat bersantai bersama keluarga.

 

Selain diburu untuk dikonsumsi pribadi, susuh laut juga mulai diminati sebagai sajian kuliner khas pesisir. Dagingnya yang kenyal dan gurih sangat cocok diolah dengan berbagai bumbu rempah.

 

Salah satu olahan favorit warga adalah susuh laut bumbu kuning. Menu ini menggunakan campuran bawang merah, bawang putih, kunyit, serai, lengkuas, dan daun salam yang dimasak hingga meresap ke dalam daging susuh.

Baca juga:  Di Usia ke 42 Tahun, Gunungsungging "Ginding" Kian Mendunia

 

“ Rasanya khas, gurih dan sedikit manis alami dari daging lautnya. Kalau dimasak pakai bumbu kuning lebih nikmat, apalagi disantap hangat bersama nasi,” kata Yayah, warga Buniwangi yang kerap mengolah susuh laut menjadi hidangan keluarga.

 

Keberadaan Muara Cipamarangan tidak hanya menyimpan potensi wisata alam, tetapi juga menghadirkan kekayaan kuliner tradisional pesisir yang masih terjaga hingga kini. Aktivitas berburu susuh menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin menikmati pengalaman mencari makanan laut langsung dari alam.

Pos terkait