Pentas Budaya di Nagrak Meriah, Wabup Sukabumi Ajak Warga Manfaatkan Layanan Gratis

Sebagai rangkaian acara, Wakil Bupati Sukabumi H Andreas memberikan santunan kepada yatim piatu serta penyerahan santunan kematian kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan bukan penerima upah.[Foto: Istimewa]

LINGKARPENA.ID | Suasana Lapang Sepakbola Gumbira, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (23/5/2026), dipenuhi antusiasme warga yang menghadiri kegiatan pentas seni budaya lokal yang dipadukan dengan berbagai layanan masyarakat. Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi, Andreas.

 

Ratusan warga tampak memadati area kegiatan sejak pagi. Selain disuguhi pertunjukan seni budaya khas daerah, masyarakat juga memanfaatkan berbagai pelayanan gratis yang disediakan pemerintah dan sejumlah instansi.

Baca juga:  Hadiri Halal Bihalal, Wabup Iyos: Kuatkan Sinergitas Ulama Umaro dan Masyarakat Sukabumi

 

Dalam sambutannya, Andreas mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat kegiatan ini. Tidak hanya menikmati hiburan seni budaya, tetapi juga memperoleh pelayanan sosial, kesehatan, hingga administrasi secara mudah,” ujarnya.

 

Beragam layanan publik hadir dalam kegiatan itu, mulai dari gerakan pangan murah, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga pelayanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Baca juga:  Disambut Tradisi Gerbang Pora, AKBP Ardian Satrio Utomo Mulai Tugas di Polres Sukabumi Kota

 

Tak hanya itu, masyarakat juga mendapatkan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja non-upah atau pekerja mandiri. Warga bahkan dapat langsung mendaftarkan diri di lokasi acara.

 

Andreas mengajak masyarakat, khususnya pekerja mandiri, untuk memanfaatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan karena dinilai penting dalam memberikan rasa aman bagi pekerja informal.

 

Baca juga:  Mendes PDT Kunjungi Bumdesma Nabiya Nagrak Sukabumi

“Program BPJS Ketenagakerjaan non-upah sangat penting bagi pekerja mandiri. Perlindungan sosial seperti ini harus dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

 

Kegiatan semakin terasa hangat dengan adanya pembagian santunan bagi anak yatim piatu serta penyerahan santunan kematian kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan bukan penerima upah. Doorprize yang dibagikan panitia turut menambah semarak suasana dan menghibur warga yang hadir.

Pos terkait