LINGKARPENA.ID | Pengguna jalan Kabupaten ruas Pasiripis–Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di jalur tersebut. Kondisi paling parah dirasakan di sekitar Jembatan Cikarang yang setiap malam tampak gelap gulita dan dinilai sangat membahayakan pengendara.
Selain tidak adanya penerangan, kondisi jalan di titik tersebut juga mengalami kerusakan. Kontur jalannya yang menurun tajam dan berkelok membuat pengendara harus ekstra hati-hati, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun.
Warga menilai kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum mendapat perhatian serius dari pihak terkait. Padahal, jalur Pasiripis–Ciracap merupakan akses penting masyarakat yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Rahmat (47), warga Kecamatan Ciracap, mengatakan suasana jalan saat malam hari sangat mencekam karena di sisi kanan dan kiri jalan dipenuhi pepohonan besar.
“Bukan apa-apa, di jalan tersebut gelap dan kanan kiri jalan banyak pohon besar. Suasananya sangat menyeramkan, apalagi kalau lewat tengah malam,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Menurut Rahmat, keberadaan lampu penerangan jalan sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera turun tangan memasang PJU di titik-titik rawan.
“Kalau ada penerangan tentu pengendara lebih nyaman dan bisa melihat kondisi jalan dengan jelas. Kami berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi ini,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan Dedi (35), pengguna jalan asal Surade. Ia mengaku sering melintas di jalur tersebut saat malam hari dan merasa khawatir karena kondisi jalan yang gelap membuat jarak pandang sangat terbatas.
“Di sekitar tanjakan dan tikungan Cikarang itu rawan sekali. Kalau ada kendaraan dari arah berlawanan kadang pengendara kaget karena jalannya gelap,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selain penerangan, kondisi jalan yang rusak juga perlu segera diperbaiki agar tidak memicu kecelakaan.
“Jalannya rusak, gelap, tikungan tajam juga. Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” tegasnya.
Sementara itu, Yana (41), warga Desa Pasiripis, menyebut sebelumnya sempat ada pemasangan PJU di wilayah Kampung Cilawang. Namun kini lampu tersebut sudah tidak berfungsi dan sebagian komponennya bahkan hilang.
“Dulu kalau tidak salah pernah dipasang dua lampu di Cilawang, tapi sekarang mati dan komponennya ada yang hilang. Sedangkan di titik lain seperti tanjakan Cikarang malah belum pernah dipasang sama sekali,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan pengecekan lapangan dan merealisasikan pemasangan lampu penerangan jalan di jalur Pasiripis–Ciracap, khususnya di titik-titik rawan kecelakaan.
Masyarakat juga meminta adanya pemeliharaan rutin terhadap fasilitas PJU yang sudah terpasang agar tidak kembali rusak atau terbengkalai.






