Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Ajak Masyarakat Jaga Alam pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

LINGKARPENA.ID | Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2026, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata dan kualitas hidup masyarakat.

 

Mengusung semangat “Saatnya Bekerja untuk Iklim” dengan tagar #NowForClimate, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim melalui berbagai aksi nyata yang dimulai dari lingkungan sekitar.

Baca juga:  Goa Leuweung Guha, Potensi Wisata Petualangan Baru di Sukabumi Selatan

 

Melalui pesan yang disampaikan pada peringatan tersebut, masyarakat diajak untuk menjaga alam dengan mengurangi sampah, menanam pohon, menghemat penggunaan air, serta menjaga bumi demi masa depan yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.

 

Kabupaten Sukabumi yang dikenal memiliki kekayaan alam berupa pantai, air terjun, pegunungan, dan berbagai destinasi wisata alam lainnya, memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestariannya. Keindahan alam yang menjadi daya tarik wisata harus terus dipelihara agar tetap memberikan manfaat bagi generasi saat ini maupun mendatang.

Baca juga:  Dispar Kabupaten Sukabumi Ajak Masyarakat Bangkit Bersama di Momentum Harkitnas ke-118

 

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 juga menjadi pengingat bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh masyarakat. Dengan langkah sederhana seperti mengurangi sampah, menanam pohon, dan menggunakan sumber daya secara bijak, setiap individu dapat berkontribusi dalam menjaga keseimbangan alam.

 

Melalui semangat “Alam Lestari, Pariwisata Berkualitas, Sukabumi Mubarakah”, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai dan merawat lingkungan sebagai aset berharga yang mendukung kemajuan pariwisata serta kesejahteraan daerah.(adv)

Baca juga:  PAD Pariwisata Sukabumi Selama Libur Panjang Capai Rp128 Juta, Ini Penjelasan Kadispar

Pos terkait