Forkopimcam Purabaya, Komunitas Oyag dan Warga Gotong Royong Bangun Rumah Mak Mimin

LINGKARPENA.ID | Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Forkopimcam Purabaya, Kabupaten Sukabumi, bersama Komunitas Oyag, Posramil Purabaya, komunitas offroad Bukit Parahyangan, serta warga setempat dengan melakukan pembongkaran rumah milik Mak Mimin (60), warga Kampung Cinangka RT 04/06, Desa Cimerang, Pada Jumat (19/6/2026). Rumah tersebut akan dibangun kembali secara gotong royong agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

 

Aksi kemanusiaan ini dilakukan setelah rumah yang dihuni Mak Mimin dinilai sudah tidak layak ditempati. Bangunan bilik bambu itu mengalami kerusakan cukup parah, dengan atap melengkung nyaris ambruk, dinding bambu yang lapuk dan jebol di sejumlah bagian, serta tiang penyangga yang mulai rapuh sehingga berpotensi roboh sewaktu-waktu.

 

Camat Purabaya, Kurnia Lismana, menjelaskan bahwa Pemerintah Desa Cimerang sebenarnya telah mengusulkan rumah Mak Mimin untuk mendapatkan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) maupun RTLH. Namun hingga kini bantuan tersebut belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran dan belum turunnya program dari pemerintah di tingkat atas.

Baca juga:  Rumah Tidak Layak Huni di Surade Sukabumi, hingga Kini Masih Ditempati

 

“Bu Mimin sebenarnya sudah ditangani pihak desa dan sudah masuk data untuk pembangunan Rutilahu, baik melalui anggaran desa maupun program RTLH dari kabupaten. Namun karena programnya belum turun, sementara ini perbaikan dilakukan secara swadaya melalui gotong royong masyarakat dan para donatur,” ujar Kurnia.

 

Ia mengapresiasi kepedulian seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam pembangunan rumah tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

 

Sementara itu, Danpos Purabaya, Peltu Kosasih, mengatakan Posramil Purabaya tidak hanya mengajak berbagai pihak untuk membantu, tetapi juga ikut memberikan kontribusi anggaran dalam pembangunan rumah Mak Mimin.

 

“Ini merupakan kegiatan bersama Komunitas Oyag dan Posramil Purabaya. Kami tidak hanya mengajak, tetapi juga ikut berkontribusi dalam hal anggaran. Kami juga mengajak komunitas offroad Bukit Parahyangan, insya Allah nanti ikut membantu,” ungkapnya kepada lingkarpena. id, Jumat ( 19/6/2026 ).

Baca juga:  Bentuk Peduli Lingkungan, KKN-T UMMI Gelar Penanaman Pohon

 

Ia berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai.

 

“Mudah-mudahan semuanya diberikan jalan dan kelancaran. Bismillah,” tambahnya.

 

Mak Mimin sendiri merupakan seorang lansia yang hidup seorang diri. Ia terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan. Selain tinggal di rumah yang nyaris roboh, ia juga mengalami keterbatasan penglihatan akibat katarak pada kedua matanya.

 

Dalam kesehariannya, Mak Mimin hanya mengandalkan pekerjaan serabutan apabila ada yang mempekerjakannya.

 

“Kalau ada kerja mah kerja, kalau tidak ada diam saja. Tidak kelihatan, katarak kan,” tuturnya lirih.

 

Meski telah menjalani pemeriksaan kesehatan, keterbatasan ekonomi membuat dirinya belum mampu melanjutkan pengobatan yang disarankan oleh tenaga medis.

Baca juga:  Camat Purabaya Buka Suara Soal Warganya yang Viral di Youtube

 

Kepala Desa Cimerang, Nyanyang Resmana, membenarkan bahwa rumah Mak Mimin telah lama diusulkan sebagai penerima bantuan pemerintah bersama warga lain yang memenuhi persyaratan. Sembari menunggu realisasi program, pemerintah desa bersama masyarakat berinisiatif melakukan penggalangan dana untuk mempercepat perbaikan rumah.

 

“Alhamdulillah sudah ada kesepakatan dan pengumpulan dana untuk perbaikan. Insya Allah hari Senin akan mulai pemugaran dan pembangunan,” kata Nyanyang.

 

Kisah Mak Mimin menjadi pengingat bahwa masih ada warga yang membutuhkan uluran tangan untuk memenuhi kebutuhan paling mendasar, yakni memiliki tempat tinggal yang aman dan layak. Melalui semangat gotong royong yang ditunjukkan Forkopimcam Purabaya, Komunitas Oyag, Posramil Purabaya, para donatur, dan masyarakat, harapan baru kini mulai terbangun bagi Mak Mimin untuk menjalani masa tuanya dengan lebih nyaman dan bermartabat.

Pos terkait