LINGKARPENA.ID | Keluarga besar Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi tengah diselimuti duka. Hj. Empat Fatimah (78) binti H. Badrudin, Ibunda Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, meninggal dunia pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Almarhumah mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Jampangkulon. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta jajaran Dinas PU Kabupaten Sukabumi.
Rumah duka yang berlokasi di Jalan Tegallegok, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, dipadati ratusan pelayat yang datang untuk menyampaikan belasungkawa dan mendoakan almarhumah. Sejumlah pejabat dan pegawai Dinas PU turut hadir, di antaranya Sekdis PU, Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Rudi Abdullah, Kepala Bidang Sumber Daya Air Yadi, serta Kepala UPTD PU Wilayah VI Jampangkulon Yudi Sarip.
Suasana haru menyelimuti rumah duka. Silih berganti para pelayat memberikan doa dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Almarhumah dikenal sebagai sosok yang sederhana, ramah, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.
Hj. Empat Fatimah meninggalkan enam orang anak beserta keluarga besar yang kini mengenang keteladanan dan kasih sayangnya.
Anak ke tiga almarhumah, Yogaswara ( 57 ) mengungkapkan bahwa sebelum jatuh sakit, almarhumah masih beraktivitas seperti biasa. Bahkan beberapa hari sebelumnya masih mengikuti kegiatan pengajian rutin.
“Hari Selasa, 14 Juli lalu, beliau masih sempat mengikuti pengajian rutin. Tidak ada firasat apa pun. Beliau memang dikenal rajin beribadah dan selalu berusaha hadir dalam kegiatan keagamaan. Kami sekeluarga merasa sangat kehilangan,” ujar Baban.
Kepergian Hj. Empat Fatimah menjadi duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, tetapi juga bagi masyarakat dan para kerabat yang mengenalnya sebagai pribadi yang baik serta penuh kehangatan.
Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.






