Pemuda Pancasila Surade Bersatu Galang Donasi untuk Bedah Rumah

LINGKARPENA.ID | Alunan musik terdengar dari kawasan Taman Megalodon, Bunderan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jumat (21/8/2026). Namun, konser musik mini yang digelar PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Surade itu bukan sekadar hiburan.

 

Di balik penampilan para musisi Pajampangan, terselip misi kemanusiaan. PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Surade memanfaatkan momentum tersebut untuk menggalang donasi bagi pembangunan rumah warga yang kondisinya sudah tidak layak huni.

 

Sejumlah anggota Pemuda Pancasila bersama para musisi berdiri di sekitar lokasi, mengajak pengguna jalan dan masyarakat yang melintas untuk ikut menyisihkan sebagian rezekinya. Kotak donasi pun berpindah dari satu tangan ke tangan lainnya.

 

Bagi mereka, musik menjadi cara sederhana untuk mengetuk kepedulian masyarakat.

 

Rumah warga yang menjadi sasaran bantuan diketahui telah lama berada dalam kondisi memprihatinkan. Upaya pengajuan bantuan kepada dinas terkait bahkan disebut telah dilakukan sejak sekitar satu tahun lalu, namun hingga kini belum ada realisasi.

 

Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Surade, Rudiana Marvel, mengatakan pihaknya memilih bergerak secara swadaya karena kondisi rumah warga tersebut membutuhkan perhatian segera.

 

“Ini sudah diajukan sejak satu tahun yang lalu ke dinas terkait, tapi belum ada realisasi. Makanya kami bergerak untuk menggalang donasi. Semoga bisa sedikit membantu bedah rutilahu tersebut,” kata Rudiana.

 

Menurutnya, penggalangan dana dilakukan di jalan dengan melibatkan para musisi lokal dari wilayah Pajampangan. Selain menghibur masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun kepedulian bersama terhadap warga yang membutuhkan.

 

“Kami mengadakan penggalangan dana di jalan dengan diiringi penampilan band dari musisi Pajampangan di Bunderan Surade. Intinya kami ingin mengetuk hati masyarakat, siapa pun yang ingin membantu, sekecil apa pun donasinya tentu sangat berarti,” ujarnya.

 

Rudiana menegaskan, kegiatan tersebut bukan semata-mata tentang organisasi, melainkan bentuk kepedulian sosial terhadap sesama warga.

 

Ia berharap semakin banyak pihak yang tergerak membantu sehingga pembangunan rumah tersebut dapat segera direalisasikan dan keluarga yang menempatinya bisa tinggal dengan lebih aman dan nyaman.

 

Aksi itu pun mendapat respons positif dari sejumlah pengguna jalan. Salah seorang warga yang melintas mengaku tergerak memberikan donasi setelah melihat langsung kegiatan tersebut.

 

“Menurut saya ini kegiatan yang bagus. Mereka tidak hanya berkumpul atau mengadakan musik, tetapi ada tujuan sosialnya. Kalau kita lewat dan ada rezeki lebih, rasanya tidak ada salahnya ikut membantu,” tuturnya.

 

Warga lainnya menilai kepedulian seperti itu perlu terus dilakukan, terutama ketika masih ada masyarakat yang tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak.

 

“Semoga donasi yang terkumpul bisa membantu pembangunan rumahnya. Kegiatan seperti ini juga bisa mengingatkan kita bahwa membantu sesama tidak harus menunggu punya banyak uang,” katanya.

 

Di tengah riuh musik dan lalu-lalang kendaraan di Bunderan Surade, aksi tersebut menjadi gambaran kecil tentang bagaimana kepedulian bisa tumbuh dari ruang publik.

 

Bukan nominal besar yang menjadi ukuran, melainkan kemauan untuk mengetuk hati dan mengajak lebih banyak orang bergerak. Dari sebuah konser mini di pinggir jalan, PAC Pemuda Pancasila Surade berharap lahir sebuah rumah yang lebih layak bagi warga yang membutuhkan.

Pos terkait