Puskesmas Girijaya Turun Langsung, Periksa Kesehatan Keluarga Abah Jumha

Kapus Girijaya Nagrak dan tim nakes terjun langsung melakukan cek kesehatan Abah Jumha dan keluarga.[foto: ist]

LINGKARPENA.ID | Kepedulian terhadap kondisi keluarga Abah Jumha di Kampung Cirendeu Lebak RT 05/08, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, mendapat perhatian dari Puskesmas Girijaya, Kamis (27/8/2026).

 

Tim kesehatan Puskesmas Girijaya mendatangi kediaman Abah Jumha pada Kamis (27/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan Abah Jumha beserta anggota keluarganya, termasuk Ajad (48), yang tengah menjalani masa pemulihan setelah mengalami cedera pada mata kirinya akibat musibah saat bekerja.

 

Kepala Puskesmas Girijaya, Siti Hadidjah, mengatakan pihaknya langsung menugaskan dokter dan bidan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung di rumah keluarga tersebut.

 

“Pak Ajad dan keluarga Abah Jumha sudah kami periksa kesehatannya. Untuk kondisi Pak Ajad saat ini masih baik dan dalam waktu dekat akan menjalani kontrol kembali ke rumah sakit,” ujar Siti kepada media ini.

Baca juga:  Warga Kebonpedes Gelar Donasi untuk Palestina, Ini Hasilnya

 

Menurutnya, Puskesmas Girijaya tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memastikan Ajad dapat menjalani proses kontrol medis dengan lancar. Puskesmas, kata dia, siap memberikan dukungan berupa kendaraan operasional apabila dibutuhkan untuk mengantar Ajad ke rumah sakit.

 

“Kami akan membantu agar proses kontrol ke rumah sakit nanti bisa berjalan dengan baik. Kami juga sudah memastikan yang bersangkutan ter-cover BPJS Kesehatan tingkat pertama di wilayah Nagrak,” jelasnya.

 

Siti menambahkan, untuk sementara waktu Ajad masih tinggal bersama kedua orang tuanya. Kondisi tempat tinggal keluarga tersebut menjadi salah satu perhatian tim kesehatan karena kondisi rumah dinilai cukup memprihatinkan.

Baca juga:  Ini Rutilahu Usulan BKM dan Kelurahan Dayeuh Sukabumi Luhur untuk Tahun Depan

 

Rumah berukuran sederhana yang ditempati keluarga Abah Jumha diketahui masih menggunakan material bambu dan kondisinya sudah tidak layak. Selain itu, keberadaan kandang domba yang berada cukup dekat dengan rumah turut menjadi perhatian dari sisi kebersihan dan kesehatan lingkungan.

 

“Kalau melihat kondisi rumah orang tua Pak Ajad memang sangat memprihatinkan. Rumahnya terbuat dari bambu dan sudah tidak layak huni. Ditambah lagi kandang domba berada berdekatan dengan rumah. Dari sisi kesehatan tentu kondisi seperti itu kurang baik, tetapi kami memahami bahwa inilah kondisi yang sedang mereka jalani,” ungkap Siti.

 

Ia berharap kondisi tersebut tidak menghalangi keluarga Abah Jumha untuk tetap menjaga kesehatan. Puskesmas Girijaya juga akan terus melakukan pemantauan sesuai kebutuhan, khususnya terhadap kondisi Ajad yang masih memerlukan kontrol pascaoperasi.

Baca juga:  Verifikasi Lapangan, Disperkim-TMMD Kolaborasi Bangun Desa Lewat Program Rutilahu

 

“Mudah-mudahan keluarga ini selalu diberikan kesehatan dan Pak Ajad bisa segera pulih sehingga dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” katanya.

 

Sementara itu, Ajad menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Puskesmas Girijaya yang telah datang langsung ke rumah mereka.

 

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada dokter dan bidan Puskesmas Girijaya yang sudah datang memeriksa kesehatan kami. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang telah diberikan,” tutur Ajad.

 

Kunjungan tersebut menjadi bentuk pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada fasilitas layanan, tetapi juga menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan, terutama keluarga dengan kondisi sosial dan tempat tinggal yang serba terbatas.

Pos terkait