LINGKARPENA.ID | Komando Distrik Militer (Kodim) terus memperkuat perannya di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembinaan teritorial, tetapi juga mencakup ketahanan pangan, kegiatan sosial dan kemanusiaan, pembinaan generasi muda hingga penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Hal itu tergambar dalam paparan mengenai “Peran Kodim di Tengah Masyarakat”, yang menempatkan pendekatan sosial dan komunikasi langsung dengan masyarakat sebagai salah satu bagian penting dalam pelaksanaan tugas kewilayahan.
Dalam bidang pembinaan teritorial, Kodim diarahkan untuk memperkuat ketahanan wilayah melalui pendekatan sosial serta komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan sekaligus menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif.
“Pembinaan teritorial bukan hanya tentang menjaga wilayah, tetapi juga bagaimana membangun komunikasi, kepedulian dan kebersamaan bersama masyarakat,” ujar Letkol Inf Benny Syafri, SH., M.Han., pada acara Coffe Morning bersama insan pers, Jumat (28/8/26) di Makodim 0607 Jalan RA. Kosasih, Sukaraja, Sukabumi.
Selain itu, Kodim turut mengambil bagian dalam mendukung ketahanan pangan. Peran tersebut dilakukan dengan mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pertanian dan pemberdayaan masyarakat.
Keterlibatan tersebut dinilai penting karena ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi berbagai unsur, termasuk masyarakat di tingkat wilayah.
Di bidang sosial dan kemanusiaan, Kodim juga aktif dalam berbagai kegiatan penanggulangan bencana serta aksi sosial yang bertujuan meringankan beban masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga diharapkan dapat memberikan manfaat, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat maupun membutuhkan dukungan.
Peran lainnya diarahkan pada pembinaan generasi muda. Kodim berupaya mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki karakter, wawasan kebangsaan serta mampu menghindari berbagai pengaruh negatif.
Pembinaan generasi muda dipandang sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan harus terus dilakukan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Untuk memperkuat seluruh pelaksanaan kegiatan tersebut, Kodim juga mengedepankan sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar berbagai program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.
Sinergi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan Kodim di wilayah tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung kemajuan daerah.
“Kemajuan wilayah membutuhkan kebersamaan. Kodim akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder demi kepentingan masyarakat dan kemajuan wilayah,” tegasnya.
Dengan lima fokus tersebut—pembinaan teritorial, ketahanan pangan, kegiatan sosial dan kemanusiaan, pembinaan generasi muda, serta sinergi stakeholder—Kodim menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi di tengah masyarakat.






